- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Dinkes Anambas Resmikan Laskar Diva dan Aplikasi Taman Diva

Keterangan Gambar : Bupati Anambas Abdul Haris saat menyampaikan sambutan, Kamis (11/5/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas meresmikan program Laskar Diva ( Laskar Deteksi Dini HIV/AIDS ) dan Launching Aplikasi Taman Diva ( Tempat Amanah Diskusi HIV/AIDS ) dari Dinas Kesehatan ( Dinkes ) serta Penandatanganan Komitmen Bersama Stakeholder di ruang pertemuan Siantanur Tarempa pada Kamis, 11 Mei 2023.
Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( Dinkes PPKB ), Yessy Ariessandy mengatakan, ketika seseorang yang telah terinfeksi HIV tetapi belum menunjukan gejala AIDS, masih berperilaku seks tidak sehat atau gonta- ganti pasangan maka akan sangat mendukung sederet kasus baru HIV/ AIDS.
Kasus baru ini akan diderita baik bagi orang yang tidak berdosa atau bagi pekerja yang mempunyai resiko tinggi seperti pekerja seks komersial ditempat hiburan malam dan kelompok resiko HIV lainnya seperti orang yang memakai jasa pekerja seks komersial, remaja yang melakukan hubungan seksual bebas, kaum LGBT, pemakai narkoba jarum suntik, kekerasan pada anak dan perempuan dari para pelaku penyimpangan seksual baik laki-laki maupun perempuan.
Yessy juga mengatakan, data penderita HIV/AIDS yang ditemukan mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2023 berjumlah 18 kasus aktif, dimana kasus tersebut ditemukan pada ibu hamil dan pasien TBC di Puskesmas .
" Penyebaran kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi fenomena gunung es, kasus terlihat sedikit tetapi masih banyak kasus yang tidak terdeteksi di lapangan," ujar Yessy.
Fenomena yang ditemukan antara lain dimana penderita HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Anambas mempunyai sifat budaya malu yang sangat tinggi untuk datang melakukan pengobatan di Puskesmas dan adanya Diskriminasi serta Stigmatisasi dari masyarkat bahwa penderita HIV/AIDS harus dijauhi dan dikucilkan.
" Maka kami melalui Dinas Kesehatan membuat suatu terobosan dengan mengeluarkan dua inovasi yaitu LASKAR DIVA dan TAMAN DIVA agar masyarakat dapat melakukan konsultasi secara online dan terjamin kerahasiaan identitasnya," jelas Yessy.
Pihak Dinkes PPKB juga akan meletakkan dua Banner di Puskesmas dan RSUD Tarempa, agar masyarakat dapat mengakses aplikasi Taman Diva melalui Barcode.
Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris menyambut baik program dari Dinkes PPKB, semoga dengan adanya program ini dapat menekan penyebaran penyakit HIV/AIDS yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.
" Saya berharap agar program ini dapat disebarluaskan dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan seputar HIV/AIDS," ucap Abdul Haris.(Johanda).




















































