- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
Disdikpora Anambas Gelar Gebyar Sekolah Sehat dan Festival Kurikulum Merdeka

Keterangan Gambar : Suasana Gebyar Sekolah Sehat dan Festival Kurikulum Merdeka di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, Selasa (21/04/2024).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar kegiatan Gebyar Sekolah Sehat dan Festival Kurikulum Merdeka di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, pada Selasa pagi (21/4/2024).
Pagi itu, lebih dari 500 pelajar dan guru berkumpul turut memeriahkan acara tersebut.
Kepala Disdikpora Kabupaten Kepulauan Anambas, Toni Karnain, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) atas prestasi yang diraih dunia pendidikan di Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Kegiatan ini hanya dilaksanakan di Anambas, mewakili Provinsi Kepri. Kami bekerja sama dengan pihak provinsi berdasarkan arahan Kemendikbudristek,” jelas Toni.
Toni menekankan belajar tidak selalu harus di dalam kelas, melainkan bisa dilakukan di mana saja, termasuk di luar kelas. Karena tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan lebih jauh tentang Kurikulum Merdeka Belajar.
“Belajar tidak hanya di dalam kelas, dari luar juga bisa. Begitu pula dengan ilmu sosialisasi yang didapatkan, begitu juga dengan guru-gurunya, guna lebih paham akan sistem merdeka belajar,” sebutnya.
Selain itu, terdapat berbagai permainan dan perlombaan yang diikuti oleh para peserta, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai stand bazar yang memamerkan kreativitas para pelajar dan guru.
“Stand yang ada merupakan sebuah inovasi dari guru penggerak, dengan menonjolkan kreativitas dari para pelajar. Kita juga mengadakan beberapa lomba yang diikuti para siswa dan guru-guru berikut dengan hadiah-hadiahnya,” ucap Toni.
Gebyar Sekolah Sehat dan Festival Kurikulum Merdeka diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar para pelajar dan guru serta mendorong implementasi Kurikulum Merdeka Belajar secara efektif di Kabupaten Kepulauan Anambas.(johanda).
















































