- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
Desa Tarempa Selatan Gelar Sosialisasi Budidaya Ikan Tawar

Keterangan Gambar : Desa Tarempa Selatan saat lakukan sosialisasi budidaya ikan tawar, Jumat (6/10 /2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Budi Daya Perikanan Air Tawar (Lele) di Aula Kantor Desa Tarempa Selatan pada, Jumat (06/10/2023).
Sosialisasi dan pelatihan ini merupakan program dari Kepala Desa (Kades) Tarempa Selatan demi meningkatkan perekonomian masyarakat.
Kades Tarempa Selatan, Surianto mengatakan agar para peserta yang mengikuti sosialisasi ini dapat menyimak dengan baik apa yang akan disampaikan oleh narasumber sehingga kedepannya masyarakat bisa menjadi petani lele yang sukses.
"Tentunya saya berharap agar para peserta dapat menyimak dengan baik apa yang akan disampaikan oleh narasumber nanti sehingga kedepannya kita bisa menjadi petani lele yang berhasil dan tentunya ini juga akan meningkatakan perekonomian pada masyarakat, kita harus yakin dan jangan bosan untuk berusaha," ucapnya.
Sementara itu, Kasubag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Siantan, Eva Susiani menyampaikan apresiasinya kepada Kepala Desa (Kades) Tarempa Selatan atas program-program yang dibuatnya.
"Terimakasih kepada pak Kades atas program-program ini, mudah-mudahan program ini dapat terus berlanjut kedepannya sehingga Desa Tarempa Selatan berhasil dalam pembudidayaan lele dan tentunya ini dapat membantu perekonomian masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar peserta sosialisasi mendengarkan secara seksama apa yang akan disampaikan oleh narasumber tentang teknis pembudidayaan lele tersebut, karena untuk saat ini lele sudah banyak diminati oleh masyarakat.
"Jangan nanti setelah diberikan bibit lele terus dimasukkan kedalam kolam begitu saja, kita harus tau teknik-teknik apa saja yang diakukan supaya budidaya lele ini bisa berhasil dan berkembang dengan baik," tuturnya.
Dilanjutkan dengan pemberian materi secara detail oleh narasumber dari Desa Temburun, Budiman, tentang bagaimana kunci sukses untuk membudidayakan lele.
Ia menjelaskan tentang beberapa hal yang menjadi masalah dalam pembesaran lele dan faktor-faktor yang menyebabkan ikan menjadi tidak sehat atau berpenyakit.
Pertama, sambungnya, sebelum melaksanakan pembesaran lele, harus mempersiapkan terlebih dahulu tempat atau bak dan juga harus melihat kondisi air dimana kondisi air itu harus bersih dan tidak ada limbahnya.
"Perawatan dalam arti kita harus rajin memantau terkait perubahan Ph air karena setiap perubahan suhu, ph air juga akan berubah, itu dapat terlihat dari warna airnya," jelasnya. (Johanda).



















































