- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Cuaca Tak Menentu, Sertu Agung Ajak Nelayan Jaga Keselamatan Berlayar

Keterangan Gambar : Sertu Agung JH saat komunikasi sosial dengan nelayan.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Tingkatkan kewaspadaan dan keselamatan nelayan dan jasa transportasi laut,Babinsa Koramil 02/Tarempa, Kodim 0318 Natuna, Sertu Agung JH, giat lakukan komunikasi sosial di pelabuhan Tarempa.
Dalam diskusi Sertu Agung dan Sufar, nakhoda kapal kayu yang melayani rute Kiabu - Tarempa, Sertu Agung menghimbau agar tetap waspada, antisipatif dan memperhatikan keselamatan.
Mengingat kondisi cuaca di wilayah perairan Anambas yang kerap fluktuatif, dan berpotensi menyebabkan kecelakaan laut, Serda Agung mengingatkan Sufar, untuk memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melakukan perjalanan melintasi perairan terbuka sejauh ± 85 km dengan waktu tempuh 4 jam perjalanan.
"Cuaca yang tidak menentu, seperti angin kencang dan gelombang tinggi yang sewaktu-waktu dapat muncul, untuk itu nakhoda dan kru kapal dituntut untuk siapsiaga penuh. Kondisi di tengah laut juga sulit diprediksi secara kasat mata. Oleh karena itu, kami menghimbau Bapak Sufar dan rekan-rekan nahkoda lainnya untuk selalu rutin mengecek kesiapan mesin serta kelayakan fisik kapal. Jangan mengambil risiko jika cuaca terlihat memburuk," tegas Sertu Agung (Selasa (20/01/2026).
Selain faktor alam, aspek peralatan keselamatan menjadi poin utama yang ditekankan. Sertu Agung mengingatkan agar setiap kapal wajib dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) keselamatan, terutama life jacket yang jumlahnya harus sesuai dengan kapasitas penumpang.
"Keselamatan adalah prioritas nomor satu. Dengan melengkapi fasilitas keselamatan dan selalu waspada terhadap cuaca, kita bersama-sama meminimalkan risiko kecelakaan di laut. Ini adalah wujud kepedulian TNI AD dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat pesisir," tambahnya.
Melalui edukasi ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat maritim, sehingga aktivitas transportasi antarpulau di Anambas dapat berjalan lancar meskipun di tengah tantangan cuaca yang ada.(ferengki).

















































