- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Cuaca Buruk PT Rempang Sejahtera Bahari Tunda Keberangkatan Kapal

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Cuaca buruk memaksa perusahaan jasa transportasi laut menunda keberangkatan armadanya. MV. VOC Batavia dan MV. Seven Star untuk kedua kalinya menunda keberangkatan armadanya yang melayani rute pelayaran Tanjung Pinang - Batam - Letung - Tarempa dan sebaliknya.
Setelah sebelumnya menunda keberangkatan dari Tanjung pinang tujuan Tarempa pada Jumat kemarin, hari ini pihak PT. Rempang Sejahtera Bahari kembali menunda pelayaran untuk hari Senin.
Penundaan keberangkatan kapal MV. VOC Batavia atau MV Seven Star tersebut membuat sejumlah calon penumpang untuk menunda keberangkatan.
Salah satu calon penumpang terlihat pasrah melihat pengumuman yang ramai beredar di status WhatsApp.
"Katanya tidak jadi berlayar untuk hari Senin nanti, dengar dengar karena gelombang (tinggi), "keluh salah seorang warga yang akan berangkat Senin nanti
Pihak PT. Rempang Sejahtera Bahari , sebagai pihak pelayaran yang melayani rute Tanjung Pinang - Batam -Letung - Tarempa membenarkan penundaan keberangkatan kapal MV. VOC Batavia dan MV Seven Star.
"Untuk hari Senin kita tunda keberangkatannya karena angin kencang dan gelombang laut yang cukup tinggi, diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter," jawab Aseng melalui pesan WhatsApp, Sabtu (24/01)2026)
Menurut pihak perusahaan PT. Rempang Sejahtera Bahari, untuk keberangkatan kapal selanjutnya akan dibuka pada hari Rabu 28 Januari nanti, dan itu juga harus melihat kondisi cuaca.
Atas penundaan tersebut, pihak PT. Rempang Sehagtera Bahari memohon maaf kepada para calon penumpang. Sementara loket tiket di pelabuhan Tarempa terlihat tertutup, namun menuliskan pemberitahuan penundaan keberangkatan kapal. Sementara loket tiket di pelabuhan Tarempa terlihat tertutup, namun menuliskan pemberitahuan penundaan keberangkatan kapal. (Ferengki).

















































