- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
- Bupati Tinjau Rencana Pembangunan Kantor Damkar dan BPBD Sibolangit
- Aksi Bersih-bersih Bupati Anambas bersama Ketua PKK di Taman Bermadah
- TNI-Pemkab Bangun Jembatan di Tumpatan Nibung, Sumur Bor di Emplasmen Kualanamu
- Wagub Surya Tawarkan Potensi Investasi Sumut kepada Duta Besar Belgia
- Satu Langkah Satu Kolaborasi, Bobby Nasution Pacu Enam BUMD Sumut Naik Kelas
- Bobby Nasution Pastikan Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor Dibangun Kembali
- UMKM Medan Dikurasi Uniqlo, Airin Waas Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Rico Waas: Inovasi Jangan Sekadar Kejar Penghargaan, Harus Berdampak bagi Masyarakat
- Rico Waas Berbaur Bersama Warga di Gebyar Kemerdekaan Medan Kota
Bupati Aneng Pertanyakan Jumlah Pekerja Lokal yang ada di Perusahaan Migas

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Bupati Aneng pertanyakan pada pihak perusahaan minyak dan gas yang beroperasi di wilayah Anambas, soal pemberdayaan putra putri daerah sebagai tenaga kerja maupun tenaga ahli.
Pertanyaan itu disampaikan oleh Aneng dalam acara serah terima program Community Investment dengan pihak Harbour Energy, Selasa (27/01/2026).
"Saya minta kepada seluruh perusahaan perusahaan minyak yang ada di kabupaten Anambas, saya minta keterbukaan. Supaya kami bisa tau pak, berapa sih putra putri kami (Anambas ) yang bekerja di seluruh perusahaan perusahaan minyak atau gas yang ada di Anambas?tanya Aneng
Aneng juga menyampaikan harapan masyarakat Anambas, sebagai masyarakat di wilayah operasi perusahaan migas seperti Harbour Energy untuk dapat memberdayakan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja.
'Dengan besar harapan kami, bisa putra putri kami menyambung pekerjaan di perusahaan bapak (Harbour Energy) itu harapan kami,"ucap Aneng.
Ia juga minta kepada pihak perusahaan agar melakukan pelatihan tenaga kerja bagi masyarakat setempat agar dapat menjadi tenaga kerja yang profesional sesuai dengan kebutuhan perusahaan migas.
"Kemarin kami minta tolong untuk bangunkan Balai Latihan Kerja (BLK), maka dari situ apa yang bapak butuhkan kami didik kan disana dan kami bisa menyuplai (tenaga kerja) kepada bapak, gak perlu lagi bawa tenaga kerja dari luar Anambas," pintanya.
Sebagai bukti keseriusan, Aneng menyatakan komitmen bahwa dengan pelatihan kerja yang profesional, putra putri daerah mampu berdaya saing dengan tenaga kerja dari luar Anambas.
"Kami bisa memenuhi standard yang bapak mau. Seandainya kami tidak bisa memenuhi, maka monggo pak cari perubahan," tegasnya.(ferengki).





































_jpg.jpg)

.jpg)













