- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
- Bupati Tinjau Rencana Pembangunan Kantor Damkar dan BPBD Sibolangit
- Aksi Bersih-bersih Bupati Anambas bersama Ketua PKK di Taman Bermadah
- TNI-Pemkab Bangun Jembatan di Tumpatan Nibung, Sumur Bor di Emplasmen Kualanamu
- Wagub Surya Tawarkan Potensi Investasi Sumut kepada Duta Besar Belgia
- Satu Langkah Satu Kolaborasi, Bobby Nasution Pacu Enam BUMD Sumut Naik Kelas
- Bobby Nasution Pastikan Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor Dibangun Kembali
- UMKM Medan Dikurasi Uniqlo, Airin Waas Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
Buka Musrenbang Kelurahan Sei Panas, Amsakar: Pemko Batam Komitmen Akomodir Usulan Masyarakat

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad membuka secara resmi musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Sei Panas. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad membuka secara resmi musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Sei Panas. Kehadiran dalam kegiatan tersebut untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan atau usulan pembangunan Tahun 2022 mendatang. Sehingga nantinya bisa terus dikawal yang akan menjadi prioritas.
“Musrenbang ini adalah satu tahapan rencana pembangunan tahun 2022 mendatang,” kata Amsakar, di Kantor Kelurahan Sei Panas, Jumat (29/1/2021).
Dijelaskan Amsakar bahwa, pada dasarnya Pemerintah Kota (Pemko) Batam berkomitmen untuk merealisasikan apa yang menjadi usulan masyarakat. Hanya saja ada banyak hal yang perlu dipahami jika beberapa usulan belum bisa direalisasikan.
Pertama, kata dia, tentu adalah terkait besaran anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Batam. Tahun 2022 diproyeksikan sekitar Rp23 triliun rupiah.
“Kita ada 64 kelurahan, tentu tidak akan cukup,” katanya.
Maka itu, kata dia, melalui Musrenbang ini dilakukan pembahasan bersama antara masyarakat dengan Pemko Batam melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sesuai dengan bidangnya.
Sehingga nantinya disepakati bersama bahwa yang akan didahulukan adalah yang prioritas. Sedangkan untuk yang belum diakomodir akan dilakukan tahun berikutnya.
“Jadi jangan berkecil hati jika usulan tahun ini belum terealisasi, anggaran kita memang terbatas. Tapi yang perlu digarisbawahi bahwa kami akan berkomitmen untuk merealisasikan semua usulan masyarakat,” katanya mengakhiri.
(ril)







































_jpg.jpg)

.jpg)











