- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Buka Musrenbang Kelurahan Sei Panas, Amsakar: Pemko Batam Komitmen Akomodir Usulan Masyarakat

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad membuka secara resmi musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Sei Panas. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad membuka secara resmi musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Sei Panas. Kehadiran dalam kegiatan tersebut untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan atau usulan pembangunan Tahun 2022 mendatang. Sehingga nantinya bisa terus dikawal yang akan menjadi prioritas.
“Musrenbang ini adalah satu tahapan rencana pembangunan tahun 2022 mendatang,” kata Amsakar, di Kantor Kelurahan Sei Panas, Jumat (29/1/2021).
Dijelaskan Amsakar bahwa, pada dasarnya Pemerintah Kota (Pemko) Batam berkomitmen untuk merealisasikan apa yang menjadi usulan masyarakat. Hanya saja ada banyak hal yang perlu dipahami jika beberapa usulan belum bisa direalisasikan.
Pertama, kata dia, tentu adalah terkait besaran anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Batam. Tahun 2022 diproyeksikan sekitar Rp23 triliun rupiah.
“Kita ada 64 kelurahan, tentu tidak akan cukup,” katanya.
Maka itu, kata dia, melalui Musrenbang ini dilakukan pembahasan bersama antara masyarakat dengan Pemko Batam melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sesuai dengan bidangnya.
Sehingga nantinya disepakati bersama bahwa yang akan didahulukan adalah yang prioritas. Sedangkan untuk yang belum diakomodir akan dilakukan tahun berikutnya.
“Jadi jangan berkecil hati jika usulan tahun ini belum terealisasi, anggaran kita memang terbatas. Tapi yang perlu digarisbawahi bahwa kami akan berkomitmen untuk merealisasikan semua usulan masyarakat,” katanya mengakhiri.
(ril)

















































