- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
BST Disalurkan, Dapat 4 Bulan Setiap KPM
20.520 KPM Lainnya Terima BST

Keterangan Gambar : Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid menyampaikan selain program sembako tersebut, ada juga program Bantuan Sosial Tunai (BST). Dari program BST ini, setiap KPM mendapatkan Rp 300 ribu yang disalurkan selama empat (4) bulan yakni Januari hingga April. Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima BST Tahun 2021 sebanyak 20.520 KK (Kepala Keluarga).
“BST merupakan bantuan dari pemerintah pusat dalam rangka mengurangi beban bagi keluarga karena imbas Covid-19,” kata Jefridin.
Lebih lanjut dikatakan Jefridin, bahwa nilai bantuan untuk Program Sembako meningkat dibanding sebelum pandemi Covid-19 yakni dari 150 ribu menjadi Rp 200 ribu perbulan. Ia menerangkan, sesuai aturan bantuan ini memenuhi kriteria seperti karbohidrat, protein hewani maupun nabati maupun vitamin.
“Anggaran langsung masuk ke KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dan mereka belanja ke e-Warong,” ucapnya.
Ia menyebutkan, tugas tim agar memastikan pelaksanaan hingga komoditas yang akan diterima masyarakat bagus sehingga dapat dinikmati masyarakat secara baik pula. Jefridin juga mengajak tim bekerja sama sesuai dengan tupoksi masing-masing. Ia meminta jika ada masalah untuk segera didiskusikan.
“Tujuan dari bantuan sembako ini ialah mengurangi beban pengeluaran kebutuhan makanan KPM,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinsos PM Leo Putra menambahkan, jumlah KPM penerima BST tahun ini sebanyak 20.520 KK. Penerima BST adalah masyarakat miskin sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di luar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun penerima Bantuan Sembako.
“Yang tidak tidak dapat PKH dan program sembako dibantu dengan bantuan ini,” tutup Leo.
(red)

















































