- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
BPTD Kelas II Kepri Lakukan Peninjauan Lokasi Untuk Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan di Anambas

Keterangan Gambar : Kepala BPTD Kelas II Kepulauan Riau, Dini Kusumahati Damarintan saat diwawancarai oleh awak media, Selasa(4/6/2024).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau melakukan kunjungan Kerja ke Kabupaten Kepulauan Anambas.
Adapun maksud kunjungan kerja BPTD ini untuk meninjau lokasi yang nantinya akan dibangun sebuah pelabuhan penyeberangan di Desa Tanjung Momong, Kelurahan Tarempa.
Kepala BPTD Kelas II Kepulauan Riau, Dini Kusumahati Damarintan, mengatakan bahwa peninjauan ini guna untuk melihat kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas untuk pembangunan pelabuhan ini.
"Tujuan kita mau melihat kesiapan dari Pemkab Kepulauan Anambas, karena kita sudah merencanakan bersama baik dari pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat mengenai pola transportasi kemaritiman, akan dibangun titik-titik pelabuhan penyeberangan disini," ucapnya saat diwawancarai MELAYUNEWS.COM, Selasa (4/6/2024).
Dini menyampaikan, peninjauan ini dilakukan karena melihat keseriusan dari Pemkab Kepulauan Anambas yang sudah membuat Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan pelabuhan penyeberangan ini.
"Ini baru tahap perencanaan, artinya karena Pemkab Anambas sudah serius dengan membuat DED, nanti juga butuh kesiapan lahan, kalau itu sudah siap semua, kita juga sudah mengusulkan untuk diterima anggarannya," sebutnya.
"Karena perencanaan awal itu hanya sebagai pelabuhan penyeberangan dan kita hanya menambahkan berupa pelengsengan, untuk sementara anggaran yang telah disiapkan itu sekitar Rp.25 Milliar," sambungnya.
Menurutnya, cita-cita Pemkab Kepulauan Anambas untuk pembangunan pelabuhan ini cukup tinggi karena menginginkan pelabuhan ini nantinya juga bisa menjadi pelabuhan barang atau biasa disebut dengan pelabuhan multipurpose.
"Dari pemerintah daerah ternyata cita-citanya cukup tinggi dan sangat bagus sekali, artinya menginginkan kalau bisa pelabuhan ini juga nantinya menjadi pelabuhan barang, karena itu sebutannya nanti akan menjadi pelabuhan multipurpose," ujarnya.
Dari hasil peninjauan ini, Dini menerangkan bahwa, secara lokasi untuk pembangunan pelabuhan ini sangat memungkinkan karena memiliki kedalaman yang memenuhi untuk kapal bersandar.
"Kalau secara lokasi, oke. Karena memiliki kedalaman yang cukup memenuhi untuk kapal, kalau untuk secara teknis nanti kita cek lagi," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub LH) Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Kadir, mengatakan bahwa untuk persiapan pembangunan pelabuhan ini telah dipersiapkan mulai dari DED dan juga terkait masalah lahannya.
"Kalau untuk kesiapan pemerintah daerah khususnya dari dinas perhubungan, apa-apa yang menjadi persyaratan itu, Insya Allah sudah kita siapkan," ucapnya.
Terkait masalah lahan tersebut, Abdul Kadir menyampaikan bahwa sudah melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan maupun pemilik lahan.
"Ini sudah kita laporkan pada bupati, Insya Allah akan kita usahakan untuk pembebasan lahan," pungkasnya.(Johanda)



















































