- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Begini Pesan Bupati Anambas kepada 12 Camat dan Lurah yang Baru Dilantik

Keterangan Gambar : Bupati Kepulauan Anambas, Aneng.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Bupati Kepulauan Anambas, Aneng tekankan kepada 12 camat dan lurah yang baru dilantik untuk hadir di tengah masyarakat, dan dapat berkoordinasi dengan baik dalam menjaga stabilitas wilayah masing masing.
Menurut Aneng, itu dikarenakan camat dan lurah memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah daerah di wilayah kecamatan dan kelurahan.
"Saya tekankan bahwa camat dan lurah memiliki peran sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah daerah, untuk itu pastikan koordinasi yang baik dengan kepala desa dan masyarakat, "ujar Aneng (27/01/2026)
Aneng juga menyampaikan, sebagai camat dan lurah dituntut agar memberikan contoh etika yang baik, dan dapat dijadikan sebagai seorang panutan dan teladan bagi masyarakat.
"Kita harus memberi contoh etika yang baik, serta harus dapat menjadi teladan bagi masyarakat, "ucap Aneng.
Ia juga menuntut peningkatan kinerja yang produktif dan mampu menciptakan terobosan terobosan, serta membuat program program strategis dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Dengan keterbatasan atau keterjangkauan dan ketersediaan fasilitas layanan menjadi sebuah tantangan bagi pemerintah daerah, untuk pemerintah daerah dituntut untuk bekerja lebih ekstra.
"Sebagai daerah kepulauan dan wilayah perbatasan kepulauan Anambas memiliki tantangan geografis dan aksesibilitas yang tidak ringan. Untuk itu kita dituntut untuk bekerja lebih responsif dan adaptif, serta inovatif" ungkap nya
Ia berharap, penggunaan sumberdaya dan anggaran dilakukan secara efisien agar pelayanan publik dapat menjangkau seluruh masyarakat secara adil dan merata. (Ferengki).

















































