- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
- Wali Kota Medan Buka Pekan Budaya Medan 2026
- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
Begini Hasil Visum Lansia yang Meninggal di Kampung Baru

Keterangan Gambar : Kapolsek Siantan (tengah) didampingi oleh Kanit Reskrim, AIPTU Fransiscus Rudi Wahyudi saat konferensi pers terkait hasil visum lansia yang meninggal di Kampung Baru, Sabtu (19/11/2022).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pihak kepolisian sudah terima hasil visum dari rumah sakit dan hasilnya lansia yang meninggal di Kampung Baru, (Boseng, red) karena faktor diduga sakit. Kapolsek Siantan, IPTU Gunawan Husein didampingi Kanit Reskrim Aiptu Fransiscus Rudi Wahyudi mengatakan, hasil visum tak ada tanda kekerasan, ada hipertensi, sering sakit-sakitan.
"Dari keterangan saksi yang kita peroleh bahwa yang bersangkutan sering sakit dan punya penyakit riwayat hipertensi," kata Kapolsek.
Kapolsek juga menambahkan pihaknya tetap melakukan pengembangan dan dimintai keterangan saksi. Jika ditemukan hal baru tidak tertutup kemungkinan dilakukan penyelidikan, namun sementara saat ini sesuai dengan hasil visum tidak ada ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh lansia yang telah menjadi mayat tersebut.
"Sesuai dengan hasil visum dari rumah sakit bahwa lansia (Boseng alias Lemi) dinyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban kendatipun ada pisau di sebelahnya bisa saja untuk mengupas buah-buahan," ujarnya.
Kapolsek juga menghimbau agar sesama masyarakat peduli terhadap lingkungan dan saling memperhatikan sesama antara tetangga satu dengan yang lainnya sehingga hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi kedepannya. (red)



















































