- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Baru Seminggu Jualan, Warung Rama Dibobol Pencuri

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Warung makan pinggir jalan milik Rama yang berada di seberang jalan Mall Botania 2 Batam Centre Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau di bobol maling, dengan cara merusak gembok yang di terpasang di gerobak tempat penyimpanan barang dagangan.
Disadari oleh Rama setelah mendapat informasi dari Andi rekan sebelahnya yang berjualan Bandrek STMJ pada siang harinya, tepatnya hari Jum'at tanggal 8 Maret 2022, tidak diketahui pukul berapa kejadian pastinya.
Pencuri berhasil mengambil 3 buah tabung gas elpiji 3 kilo gram, dengan taksiran kerugian berkisar ratusan ribu rupiah.
"Pada hari Jum'at tanggal 8 Maret kejadian tersebut disadari oleh Andi rekan kerja saya yang setiap harinya berjualan Bandrek STMJ, dan pada hari itu juga saudara Andi mengabarkan kepada saya bahwa warung saya di bobol maling, saya berharap kepada pencuri tersebut agar mengembalikan tabung gas yang dicurinya, dan semoga kejadian tersebut tidak terjadi kepada pedagang yang lain yang ada bersebelahan dengan warung saya," ucap Rama kepada media ini, Sabtu (9/4/2022).
Hingga kini Rama belum melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib, hal ini dilakukan agar pencurian tersebut memiliki etikat baik untuk mengembalikan.
"Barulah berjualan satu Minggu, warung saya sudah di bobol maling, intinya daerah Botani 2 saya anggap tidak aman alias rawan maling, saya berpesan kepada seluruh pedagang agar selalu waspada terhadap orang lain, agar kejadian serupa tidak lagi terjadi," harapnya.
Rama sendiri diketahui berprofesi sebagai Wartawan salahsatu media online yang mengadukan nasibnya di Kota metropolitan Provinsi Kepri, namun bukan untung yang di dapat malah naas, tabung yang dipergunakan untuk jualan raib di gondol maling.
Rama sebelumnya pernah bercerita kepada Wakapolresta Barelang AKBP Junoto.SIK bahwa dirinya telah membuka warung makan di Botania 2 Batam Centre, hal itu bertujuan agar nantinya Bapak Wakapolresta Barelang membuka secara resmi warung yang di kelola oleh Rama, namun lounching tersebut belum terealisasi malah keburu di bobol maling warungnya.
"Saya wacananya mengundang Bapak Wakapolresta Barelang untuk peresmian warung yang saya kelola, namun baru seminggu buka keburu di bobol maling, semoga warung tersebut bisa kembali beroperasi dan bisa mengundang kembali Bapak Wakapolresta Barelang untuk acara peresmiannya," tutup Rama.(red)

















































