- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
Asosiasi Perusahaan Periklanan Batam Dukung Program Pemerintah Namun Minta Dilibatkan Penentuan Titik Iklan Agar Sinkron

Keterangan Gambar : Asosiasi Perusahaan Periklanan Batam foto bersama.
MELAYUNEWS. COM, BATAM - Asosiasi Perusahaan Periklanan Batam (APPB) mendukung penuh program pemerintah dalam menertibkan kegiatan usaha reklame yang menyalahi aturan sebagai bagian dari upaya menata keindahan kota, menjaga keamanan dan meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pajak reklame.
Hal itu disampaikan Ketua Terpilih Aklamasi periode 2025-2028, Yudianto dan 35 anggota asosiasi pengusaha biro reklame yang hadir pada agenda rapat kerja kordinasi dan konsolidasi di Golden View Hotel, Jalan Bengkong Laut, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (3/6) pagi tadi.
Kepada awak media ini, Yudianto berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam melibatkan pemilik reklame dalam penyusunan Master Plan yang baru karena selama ini dinilai tidak sesuai aturan dalam penentuan titik-titiknya.
“(Asosiasi pengusaha reklame, red) Kami tuh wajib dilibatkan, karena kami yang mengerti dan mengetahui potensi bagus dan tidak bagus di lapangan. Kadang-kadang master plan tidak sesuai dengan kebutuhan pengusaha ataupun pengguna jasa kami (client, red),” harap pria yang menggantikan Ketua Lama, Hendri Rahman.
Sekretaris Asosiasi Perusahaan Periklanan Batam, Acai Renzo menyampaikan bahwa, pada prinsipnya para pengusaha reklame setuju dan sangat mendukung dengan adanya penertiban reklame untuk memperindah estetika kota yang rapi dan bersih.
“Sangat mendukung. Tapi kami pengusaha berharap itu diikutsertakan terhadap master plan yang akan dibuat pemerintah ke depannya,” ujarnya didampingi bendahara asosiasi, Fendi.
Dalam kesempatan ini, para pengusaha advertising dan Billboard meminta kerja sama Memorandum of Understanding (MoU) dengan pemerintah. Sehingga perizinan reklame yang dikeluarkan mendapat rekomendasi dari asosiasi.
“Kami ingin Batam menjadi kota yang indah dengan reklame seperti kota-kota lainnya,” ucapnya.
Senada, Ketua Lama, Hendri Rahman menyambut baik langkah pemerintah dan siap mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.
Ia berharap sinkronisasi yang telah disusun dan yang akan dilaksanakan antara Pemkot Batam, BP Batam dan pengusaha soal penataan titik reklame, dapat berjalan dengan baik.
“Jadi para pengusaha bisa nyaman berusaha, pemberi regulasi bisa memberikan regulasi yang tepat. Kami asosiasi mendukung program ini,” kata Hendri yang hampir 8 Tahun menjabat sebagai Ketua Asosiasi Perusahaan Periklanan Batam.(red)















































