- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
Asosiasi Perusahaan Periklanan Batam Dukung Program Pemerintah Namun Minta Dilibatkan Penentuan Titik Iklan Agar Sinkron

Keterangan Gambar : Asosiasi Perusahaan Periklanan Batam foto bersama.
MELAYUNEWS. COM, BATAM - Asosiasi Perusahaan Periklanan Batam (APPB) mendukung penuh program pemerintah dalam menertibkan kegiatan usaha reklame yang menyalahi aturan sebagai bagian dari upaya menata keindahan kota, menjaga keamanan dan meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pajak reklame.
Hal itu disampaikan Ketua Terpilih Aklamasi periode 2025-2028, Yudianto dan 35 anggota asosiasi pengusaha biro reklame yang hadir pada agenda rapat kerja kordinasi dan konsolidasi di Golden View Hotel, Jalan Bengkong Laut, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (3/6) pagi tadi.
Kepada awak media ini, Yudianto berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam melibatkan pemilik reklame dalam penyusunan Master Plan yang baru karena selama ini dinilai tidak sesuai aturan dalam penentuan titik-titiknya.
“(Asosiasi pengusaha reklame, red) Kami tuh wajib dilibatkan, karena kami yang mengerti dan mengetahui potensi bagus dan tidak bagus di lapangan. Kadang-kadang master plan tidak sesuai dengan kebutuhan pengusaha ataupun pengguna jasa kami (client, red),” harap pria yang menggantikan Ketua Lama, Hendri Rahman.
Sekretaris Asosiasi Perusahaan Periklanan Batam, Acai Renzo menyampaikan bahwa, pada prinsipnya para pengusaha reklame setuju dan sangat mendukung dengan adanya penertiban reklame untuk memperindah estetika kota yang rapi dan bersih.
“Sangat mendukung. Tapi kami pengusaha berharap itu diikutsertakan terhadap master plan yang akan dibuat pemerintah ke depannya,” ujarnya didampingi bendahara asosiasi, Fendi.
Dalam kesempatan ini, para pengusaha advertising dan Billboard meminta kerja sama Memorandum of Understanding (MoU) dengan pemerintah. Sehingga perizinan reklame yang dikeluarkan mendapat rekomendasi dari asosiasi.
“Kami ingin Batam menjadi kota yang indah dengan reklame seperti kota-kota lainnya,” ucapnya.
Senada, Ketua Lama, Hendri Rahman menyambut baik langkah pemerintah dan siap mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.
Ia berharap sinkronisasi yang telah disusun dan yang akan dilaksanakan antara Pemkot Batam, BP Batam dan pengusaha soal penataan titik reklame, dapat berjalan dengan baik.
“Jadi para pengusaha bisa nyaman berusaha, pemberi regulasi bisa memberikan regulasi yang tepat. Kami asosiasi mendukung program ini,” kata Hendri yang hampir 8 Tahun menjabat sebagai Ketua Asosiasi Perusahaan Periklanan Batam.(red)
















































