- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Asmono: Wartawan Harus Ditandai Sebagai Jurnalis yang Baik dengan Kompetensi

Keterangan Gambar : Sejumlah jurnalis saat mengikuti UKW di Ballroom Hotel Best Western Premiere Panbil
MELAYUNEWS.COM - Untuk menciptakan wartawan yang profesional dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis, Dewan Pers kembali mengadakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke XXVI di Batam. Kegiatan diselenggarakan di Ballroom Hotel Best Western Premiere (BWP) Panbil selama dua hari Jumat (1/7) dan Sabtu (2/7).
Ketua Komisi Pemberdayaan Organisasi Dewan Pers, Asmono Wikan menyebut pihaknya menyambut dengan suka cita agenda UKW di Kepri ini.
"Ini merupakan UKW putaran ke-26 oleh Dewan Pers. Kami berharap ini bukan yang terakhir diselenggarakan di Kepri. Insyallah tahun depan kita bisa kembali ke sini dalam konteks yang sama," ucapnya, saat membuka UKW tersebut, Jumat pagi.
Ia menyebut Dewan Pers saat ini juga tengah fokus dalam menggagas jurnalisme sehat jelang tahun politik Pemilu 2024.
Diketahui Polri bersama Dewan Pers Indonesia sepakat membuat Memorandum of Understanding (MoU) dan kerja sama program-program pertukaran informasi, sosialisasi dan edukasi mencegah polarisasi saat Pemilu 2024.
Terkait UKW, menurutnya dewan pers punya tujuan besar dalam kegiatan ini. Yakni menciptakan wartawan yang profesional dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik yang sesuai dengan kode etik jurnalistik dan perundang-undangan yang berlaku.
"Tujuan besar UKW ini di seluruh provinsi, kita ingin mengajak kawan-kawan bahwa dalam jurnalisme pentingnya sebuah akurasi. Karena dengan akurasi itulah berita akan memenuhi kaidahnya dan menjadikan berita yang berimbang," papar Asmono.
Ditegaskannya perspektif akurasi itu penting dalam kegiatan jurnalistik.
"UKW bukan tiket gratis kita punya status yang istimewa sebagai wartawan. Ini upaya untuk mengikrarkan kembali bahwa kita menguji diri. Jadi ini sebuah kebutuhan bukan paksaan," sebutnya.
Karena dikatakan Asmono, kemuliaan profesi wartawan harus ditandai kualitas jurnalisme yang baik.
"Dengan demikian sejalan dengan keberlanjutan sebuah perusahaan pers. Jika kualitas itu terjaga. Jadi jangan sampai terjadi degradasi profesi tanpa kompetensi. UKW ini sangat penting," terangnya.
Koordinator Penguji Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Ramon Damora dalam sambutannya berharap kegiatan ini terlaksana dengan baik. UKW kali ini diikuti sebanyak 42 peserta dari PWI dan 12 peserta dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).
Saat pembukaan, juga dihadiri Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt dan Kadiskominfo Pemprov Kepri, Hasan S. sos. Keduanya juga berperan sebagai narsum dalam simulasi wawancara doorstop dan konfrensi pers dalam kegiatan UKW.(red )

















































