- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Amsakar Temui Korban Gelombang Pasang di Batu Merah

Keterangan Gambar : Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad (kanan) saat mengunjungi warga korban gelombang pasang di Kelurahan Batu Merah, Batuampar, Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengunjungi warga korban gelombang pasang di Kelurahan Batu Merah, Batuampar, Batam, Sabtu (2/1/2021). Ia memastikan pemerintah akan meringankan beban bagi korban.
Untuk diketahui, sebanyak delapan rumah ambruk dan 15 rumah mengalami rusak berat akibat terjangan gelombang yang terjadi pada Senin (1/1/2021). Di kesempatan itu, Ketua Pengentasan Kemiskinan Kota Batam tersebut didampingi langsung pejabat Dinas Sosial (Dinsos) Batam, Camat, Lurah, serta Babinsa dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).
“Kita ingin masyarakat tenang, dan memastikan mereka (korban) punya tempat tinggal sementara,” ujar Amsakar.
Amsakar juga mengatakan, hal itu merupakan cobaan dan masyarakat diminta tidak putus asa dan tetap semangat. Sebagai pemerintah, ia telah menginstruksikan jajarannya mengevakuasi dan mendata warga yang terdampak.
“Pemerintah akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meringankan beban warga,” kata dia.
Ia mengatakan, untuk tahap pertama, pihaknya menjamin bantuan makanan sembari mendata kerugian dan keperluan warga agar bisa meneruskan aktivitas sehari-hari. Amsakar pun langsung meminta Lurah beserta Camat dan Dinas Sosial bergerak cepat agar masyarakat bisa tenang.
“Saya pastikan pemerintah hadir di tengah persoalan yang dihadapi warga,” ujar Amsakar.
Amsakar juga mengingatkan kepada warga lainnya untuk tetap waspada di masa cuaca buruk ini. Ia tak ingin hal yang sama terulang demi keselamatan bersama. Ia juga ingin perangkat RT dan RW setempat ikut memantau cuaca dan memberikan peringatan kepada warga.
“Kalau cuaca buruk dan diprediksi akan ada gelombang tinggi warga diminta tinggalkan rumah. Peringatan dini penting demi keselamatan kita bersama,” katanya.
(ril)

















































