- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Agusman Dikeroyok di THM, Keluarga Lapor Polisi

Keterangan Gambar : Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka saat diwawancarai media.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Seorang pemuda bernama Agusman menjadi korban penganiayaan di salah satu tempat hiburan malam di daerah Tarempa tepatnya di kawasan Tanjung, Desa Tarempa Barat, pada Jumat malam (06/02/2026) pekan lalu.
Sebelum peristiwa itu terjadi korban bersama seorang temannya karaoke sambil minum-minuman beralkohol di salah satu ruangan tempat hiburan tersebut.
Korban mengaku, peristiwa bermula ketika dirinya hendak ke toilet dan dirinya ditegur oleh beberapa pria tak dikenal yang berada di lokasi itu juga.
“Waktu itu dalam kondisi sudah mabuk, mau ke toilet, ditegur,” ujar Agusman saat ditemui, Kamis (12/02/2026).
Ia mengatakan tidak ingat sepenuhnya kronologi kejadian karena berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Namun ia memastikan telah terjadi aksi penganiayaan terhadap dirinya. Dirinya sadar saat sudah berada di RSUD Tarempa. Akibat kejadian itu korban mengalami luka cukup parah.
“Luka kepala ini,ada beberapa jahitan. Badan sakit-sakit semua ketika sadar,” tuturnya sambil menunjukkan bekas luka di kepala.
Usai menjalani perawatan, Agusman ditemani oleh keluarga untuk melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Anambas, namun hingga saat ini belum ada perkembangan. Ia mengaku belum mendapat informasi terkait pemanggilan terduga pelaku.
“Sudah seminggu buat laporan, tapi tak ada kemajuan, "ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Kepulauan Anambas, Iptu Rudy Luis membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan di THM tersebut. Namun ia tidak memberikan penjelasan rinci terkait perkembangan penyelidikan.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka mengaku belum mengetahui secara detail perkara tersebut saat ditemui awak media.
“Nanti saya cek, soalnya pekan lalu saya ikut Rakornas di Jakarta, tapi kalau laporannya sudah masuk pasti kita tindaklanjuti, " kata Kapolres singkat, Kamis (12/02/2026).

















































