- Polsek Bengkong Gotong-royong Bersihkan Sampah Masjid dan Sekolah
- Beginilah Cara Sertu Sholihin Tampung Aspirasi Lewat Komsos
- Agusman Dikeroyok di THM, Keluarga Lapor Polisi
- Perangi Peredaran Narkotika, ASN Anambas Bakal Dites Urine
- Barangbukti Sabu Milik Dua Tersangka Dimusnahkan
- Kelompok Tani Makmur Jaya dapat Bantuan dari Bank Riau Kepri Syariah
- Warga Desa Batu Berapit dapat Bantuan Sembako dari Panitia HPN
- Cek Kesehatan Gratis HPN bersama Dinas Kesehatan Pemkab Anambas
- SMAN 1 Palmatak Antusias Ikuti Edukasi Siklus Pertumbuhan Bunga Raflesia Hasselti di Batu Tabir
- Polres Anambas, TNI bersama Warga Gotong royong Bersihkan Sampah pesisir Desa Sri Tanjung
Agusman Dikeroyok di THM, Keluarga Lapor Polisi

Keterangan Gambar : Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka saat diwawancarai media.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Seorang pemuda bernama Agusman menjadi korban penganiayaan di salah satu tempat hiburan malam di daerah Tarempa tepatnya di kawasan Tanjung, Desa Tarempa Barat, pada Jumat malam (06/02/2026) pekan lalu.
Sebelum peristiwa itu terjadi korban bersama seorang temannya karaoke sambil minum-minuman beralkohol di salah satu ruangan tempat hiburan tersebut.
Korban mengaku, peristiwa bermula ketika dirinya hendak ke toilet dan dirinya ditegur oleh beberapa pria tak dikenal yang berada di lokasi itu juga.
“Waktu itu dalam kondisi sudah mabuk, mau ke toilet, ditegur,” ujar Agusman saat ditemui, Kamis (12/02/2026).
Ia mengatakan tidak ingat sepenuhnya kronologi kejadian karena berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Namun ia memastikan telah terjadi aksi penganiayaan terhadap dirinya. Dirinya sadar saat sudah berada di RSUD Tarempa. Akibat kejadian itu korban mengalami luka cukup parah.
“Luka kepala ini,ada beberapa jahitan. Badan sakit-sakit semua ketika sadar,” tuturnya sambil menunjukkan bekas luka di kepala.
Usai menjalani perawatan, Agusman ditemani oleh keluarga untuk melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Anambas, namun hingga saat ini belum ada perkembangan. Ia mengaku belum mendapat informasi terkait pemanggilan terduga pelaku.
“Sudah seminggu buat laporan, tapi tak ada kemajuan, "ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Kepulauan Anambas, Iptu Rudy Luis membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan di THM tersebut. Namun ia tidak memberikan penjelasan rinci terkait perkembangan penyelidikan.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka mengaku belum mengetahui secara detail perkara tersebut saat ditemui awak media.
“Nanti saya cek, soalnya pekan lalu saya ikut Rakornas di Jakarta, tapi kalau laporannya sudah masuk pasti kita tindaklanjuti, " kata Kapolres singkat, Kamis (12/02/2026).














































