- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
234 Calon Jemaah Haji Kepri Batal Berangkat ke Tanah Suci, Ada 15 Tahun yang Lalu Mendaftar

Keterangan Gambar : ilustrasi calon jemaah haji.
KORANBATAM.COM - Sebanyak 234 orang Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) batal berangkat ke Tanah Suci untuk mencegah penularan Covid-19.
Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang, Sunarjo, mengatakan, pembatalan keberangkatan CJH berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 660/2021.
“Kebijakan itu berlaku secara nasional karena kondisi sekarang tidak memungkinkan bagi CJH untuk ke Tanah Suci. Keselamatan mereka merupakan hal yang paling penting,” ujarnya, dilansir dari kepriprov.go.id, Senin (7/6/2021) di Tanjungpinang.
Sunarjo mengimbau CJH untuk bersabar, dan terus berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir.
“Kami berharap JCH bersabar, mudah-mudahan tahun 2022 dapat berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya.
Ia merincikan, semula jumlah JCH yang batal berangkat ke Makkah tersebut sebanyak 249 orang. Sebanyak tujuh dari 249 orang mutasi ke luar, dan dua orang dari luar masuk ke Tanjungpinang.
Pengembalian biaya pengembalian ibadah haji yang sudah lunas sebamyak delapan orang. Kemudian dua orang lainnya meninggal dunia, dan dinyatakan batal lunas.
“Total JCH yang sudah lunas berdasarkan data sampai hari ini sebanyak 234 orang,” ujarnya.
Warga Tanjungpinang yang batal berangkat ke Makkah tersebut sekitar 15 tahun mendaftar sebagai JCH.
“Mereka diperioritaskan diberangkatkan ke Tanah Suci seandainya pemerintah pusat menginjinkan tahun 2022,” katanya.
(Kominfo/PR)




















































