- Respons Cepat Pantau Kualitas Udara, Pemko Medan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
- Viral Video Pesta Narkoboy di Bosar Maligas, Polda Sumut Respon Akan Buru Pelaku
- Wali Kota Medan Dorong Ulos Menembus Pasar Fesyen Dunia
- Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bobby Nasution Ajak Polda Sumut Rumuskan Perda Khusus
- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
- Wali Kota Medan Buka Pekan Budaya Medan 2026
- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
165 Pemilik Kios dan Rumah di Simpang Barelang Mulai Pindah

Keterangan Gambar : Petugas gabungan membantu mengangkat barang-barang milik pemilik kios dan rumah di Simpang Barelang, Senin (7/6/2021).
KORANBATAM.COM - Sebanyak 165 kios dan rumah di Simpang Barelang mulai dipindah. Pembongkaran bangunan dilakukan pemilik kios dan rumah di lokasi tersebut.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Batam, Salim, mengatakan, sebelumnya petugas sudah mendatangi lokasi dan meminta secara persuasif kepada pemiliki kios dan rumah untuk pindah dari lokasi. Untuk diketahui, di lokasi tersebut akan dilakukan pelebaran jalan.
“Ada 165 kios dan rumah yang dempet dengan kios, sudah membongkar bangunannya masing-masing,” kata Salim, Senin (7/6/2021).
Ia mengapresiasi pemilik kios dan rumah yang legawa (menerima keadaan) pindah demi pembangunan Kota Batam. Ia mengaku, semua kios dan rumah sudah dipindahkan ke lokasi yang sudah disepakati.
“Untuk kios mereka pindah ke arah Barelang, sementara rumah pindah ke Rumah Susun (Rusun). Khusus rumah yang berapa di radius 35 meter yang terkena dampak pelebaran jalan dalam waktu 1 atau 2 minggu ke depan, akan dilanjutkan penataannya dalam penataan tahap II nanti,” ujarnya.
Hingga saat ini, sebagian pemilik kios dan rumah sudah membongkar sendiri bangunan yang ada. Hal itu, kata dia, sebagai bentuk dukungan masyarakat terkait pembangunan di Batam.
“Untuk yang pindah ke rusun, kita beri kelonggaran enam bukan gratis,” katanya.
Untuk diketahui, Simpang Barelang akan dibangun satu bundaran dan jalan dilakukan pelebaran guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi di titik tersebut. Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, juga meninjau langsung lokasi tersebut.



































_jpg.jpg)
















