- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Wan Zuhendra: Bantuan Cadangan Pangan Disalurkan, Semoga Bermanfaat Bagi Masyarakat

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra saat menyerahkan bantuan pangan secara simbolis di kantor pos Tarempa, Kamis(13/4/2023)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Sebagai upaya mengurangi kerawanan pangan, kemiskinan, gizi buruk, dan pengendalian inflasi, pemerintah pusat menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah dalam bentuk bantuan pangan melalui kantor pos untuk masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra mengatakan, bantuan pangan yang disalurkan pemerintah saat ini terhadap 1.915 Kader Pembangunan Manusia (KPM) di Kabupaten Kepulauan Anambas dengan penyaluran melalui kantor pos.
"Masing-masing 10 Kg per KPM. Nanti akan disalurkan melalui cabang kantor pos. Untuk kantor pos Tarempa 676 KPM, Cabang kantor pos Palmatak 803 dan untuk cabang kantor pos Letung 436 KPM jadi total 1.915 KPM untuk Kabupaten Kepulauan ANambas," ujar Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra, Kamis(13/4/2023).
Dia menambahkan, bantuan pangan beras diberikan sebagai tambahan bantuan kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 10 kg/bulan selama 3 bulan dari Maret-Mei 2023.
.jpg)
“Semoga bantuan ini dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat menghadapi Hari Raya Idulfitri," ucap Wan Zuhendra.
Wan juga menegaskan, jika ada penerima manfaat yang menemui kendala atau permasalahan terkait penerimaan bantuan pangan beras ini bisa disampaikan langsung kepada aparat desa tempat bantuan disalurkan.
"Kalau ada kendala dilapangan segera koordinasi dengan kantor pos sebagai penyalur dan kepala desa sehingga tidak ada yang menjadi masalah dikemudian hari. Data penerima merupakan data yang dirangkum oleh pemerintah pusat dan daerah hanya menyalurkan jadi jangan ada rasa curiga tebang pilih dalam penyalurannya," ujarnya.(Johanda)




















































