- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Wali Kota Batam Ajak Bersama Lawan Covid-19 Demi Masa Depan
Bangkitkan Ekonomi, Wujudkan Masa Depan Gemilang Generasi Batam

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (tengah), disambut dengan tabuhan musik Kompang oleh Ibu-ibu pengajian Masjid AT-Taubah, Tiban, Kecamatan Sekupang, Batam, dalam kegiatan acara Safari Ramadan, Sabtu (1/5/2021) malam.
KORANBATAM.COM - Bagi Wali Kota Batam Muhammad Rudi, kerjasama melawan pandemi Covid-19 merupakan upaya memastikan masa depan yang lebih baik untuk generasi Batam di masa akan datang.
“Anak-anak kita punya masa depan yang mesti kita harus perhatikan,” kata Rudi saat Safari Ramadan di Masjid AT-Taubah Perumahan Delta/Maya Villa, Villa Sempurna 2 RW 13, Kelurahan Tiban, Kecamatan Sekupang, Batam, Sabtu (1/5/2021) malam.
Lanjut Rudi menerangkan bahwasannya, keterkaitan dua hal tersebut. Menurutnya, menyiapkan ekonomi yang baik adalah salah satu cara memastikan masa depan lebih baik. Tantangan ekonomi saat ini adalah bagaimana pandemi COvid-19 dapat teratasi. Semakin lama pandemi ini tak terselesaikan ekonomi akan semakin terpuruk dan butuh waktu yang tidak sebentar untuk kembali bangkit.
“Kalau investasi hengkang, butuh 5 sampai 10 tahun kembali lagi. Belum terlambat, sebelum ini semua terjadi, mari laksanakan prokes terutama pakai masker,” ajak Rudi.
Ia mengingatkan bahwa, Batam tidak memiliki hasil bumi yang melimpah seperti daerah lain, namun Batam memiliki anugerah lokasi yang strategis. Makanya, bergantung pada sektor jasa.
“Kalau tak ada kegiatan jasa, akan susah ekonomi kita. Usaha-usaha masyarakat tak akan berkembang, rumah makan tak ada yang kunjungi dan lain-lain,” ujarnya.
Untuk itu, ia bahkan mengaku tidak bosan di setiap kesempatan mensosialisasikan penerapan prokes, selain ikhtiar melalui program vaksinasi. Ia berharap pandemi ini di Batam, selesai pada bulan Desember tahun 2021 ini.
“Maka prokes wajib dilaksanakan. Kita tak boleh pasrah pada takdir. Takdir bagian terakhir, bagian awal adalah usaha yang sungguh-sungguh,” jelasnya.
Ia meminta semua elemen tidak abai. Terlebih menganggap pandemi ini adalah hal yang biasa, padahal sebaliknya hal yang luar biasa dan juga harus ditangani dengan semangat kolektif.
“Saya sampaikan, ini demi keselamatan rakyat saya,” ujarnya mengakhiri.




















































