- Respons Cepat Pantau Kualitas Udara, Pemko Medan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
- Viral Video Pesta Narkoboy di Bosar Maligas, Polda Sumut Respon Akan Buru Pelaku
- Wali Kota Medan Dorong Ulos Menembus Pasar Fesyen Dunia
- Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bobby Nasution Ajak Polda Sumut Rumuskan Perda Khusus
- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
- Wali Kota Medan Buka Pekan Budaya Medan 2026
- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
Viral Video Pesta Narkoboy di Bosar Maligas, Polda Sumut Respon Akan Buru Pelaku

Keterangan Gambar : Tangkapan layar rekaman video terbaru diduga sedang pesta narkoboy dari wilayah Kecamatan Bosar Maligas. Rabu, 14/10/2026.
MELAYUNEWS.COM, SIMALUNGUN – Peredaran gelap narkoba di Kabupaten Simalungun kian menjadi sorotan hangat. Kasus yang awalnya berupa desas-desus di sekitar Kecamatan Perdagangan kini bergulir makin panas setelah munculnya bukti rekaman video terbaru dari wilayah Kecamatan Bosar Maligas. Rabu, 14/10/2026.
Di Kecamatan Perdagangan, masyarakat tengah ramai memperbincangkan sejumlah nama yang diduga menjadi pengendali jaringan narkoba. Tiga nama utama yang santer disebut warga antara lain pria berinisial TS alias Toso yang diduga beroperasi sebagai bandar di Kampung Tempel, H alias Empit di kawasan Kampung Sawah, serta C alias Capcai di Kampung Kramat Kuba.
Meski informasi ini masih bersifat dugaan dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, warga mendesak agar aparat kepolisian menjadikan rumor ini sebagai petunjuk awal penyelidikan. Masyarakat berharap polisi tidak hanya menangkap pemakai atau pengedar kelas teri, tetapi segera memutus rantai pasokan utama dan menindak tegas para bandar besar yang memfasilitasi bisnis haram tersebut. Sebaliknya, jika isu ini tidak terbukti, warga juga meminta polisi memberikan klarifikasi resmi guna mencegah fitnah.
Terkait desakan tersebut, jajaran kepolisian memberikan respons beragam. Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Charles Hartono Nababan, memilih bungkam dan tidak membalas pesan meskipun pesan tersebut telah dibaca. Namun, tanggapan positif datang dari tingkat provinsi. Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Andy Arisandi, menyatakan kesiapannya untuk turun tangan.
"Terima kasih informasinya, kami akan segera tindak lanjuti," tegas Kombes Andy singkat.
Dikalangan Wartawan Beredar Video Pesta Narkoboy di Bosar Maligas
Di tengah sorotan terhadap kawasan Perdagangan, kalangan wartawan kembali dikejutkan dengan temuan informasi terbaru berupa rekaman video diduga berlokasi di Kecamatan Bosar Maligas. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria diduga bernama Irfan, yang disebut-sebut geng 'Danu Kucingan' yang juga anggota Bandar disebut Toso sedang mengonsumsi alat hisap (bong) narkoba. Lokasi kejadian dalam video tersebut diketahui berada di Desa Rejo Tani (Kucingan), Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.
Menanggapi beredarnya video tersebut, Kepala Dusun (Kadus) Kucingan, Hendra, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian sebelumnya terlah turun ke lokasi atas laporan warga.
"Pihak Polsek Bosar Maligas sudah merespons laporan dari masyarakat. Mereka langsung mengecek ke lokasi yang dicurigai sebagai tempat peredaran narkoba. Namun, terduga sudah tidak ada di tempat dan sampai saat ini tidak kelihatan lagi," jelas Hendra.
Dengan kaburnya terduga pelaku dan meluasnya isu TS alias Toso bersama jaringan narkotika di wilayah Simalungun, warga kini menggantungkan harapan penuh kepada aparat penegak hukum.
"Kami berharap agar polisi segera membongkar tuntas jaringan ini hingga ke akarnya sehingga polemik peredaran narkoba di Simalungun dapat segera dibersihka," ujar seorang warga lainnya yang tak mau dituliskan namanya.


































_jpg.jpg)
















