- SKK Migas Wilayah Sumbagut dan BPBD Berikan Edukasi Keselamatan kepada Para Pelajar di Anambas
- Kawal Prabowo, SMSI Siapkan Masukan Kritis
- Penyegaran, Sejumlah Pejabat Polda Kepri Terjadi Rotasi
- Diduga Tilep Dana Desa, Kades Lingai Ditetapkan Kejaksaan Sebagai Tersangka
- Gandeng IZI, JNE Medan Dorong Pertumbuhan UMKM melalui Program Lapak Berkah
- DFSK Perkenalkan Emblem Baru Kenderaan Komersial di PEVS 2026, Tandai Penguatan Identitas Lini Produk
- Polda Kepri Tebar Sembako dan Silaturahmi, Warga Demak Siap Pertahankan Kondusivitas Batam
- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
SKK Migas Wilayah Sumbagut dan BPBD Berikan Edukasi Keselamatan kepada Para Pelajar di Anambas

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pelajar di kabupaten Kepulauan Anambas dibekali ilmu Keselamatan, hal tersebut dianggap penting karena di Kepulauan Anambas laut adalah nadi kehidupan.
Mulai dari sekolah, pasar, hingga silaturahmi antarpulau semuanya ditempuh lewat perairan, karena itu, kemampuan membaca cuaca dan mengutamakan keselamatan bukan pilihan, melainkan bekal yang perlu ditanamkan sejak dini.
Berdasarkan dari kebutuhan itu, SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Medco E&P Natuna Ltd. (Medco E&P), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Anambas memberikan edukasi Keselamatan di Laut dan Kesiapsiagaan Menghadapi cuaca ekstrem.
Pemberian edukasi keselamatan itu dilaksanakan di SMP Negeri 1 Siantan pada hari kamis (05/11/ 2026) dan diikuti sebanyak 30 orang siswa dan empat orang guru pendamping belajar memantau informasi cuaca, dan mengenali perubahan kondisi perairan, serta mempersiapkan diri sebelum beraktivitas di laut.
Selain memberikan materi tentang keselamatan di laut, Medco E&P juga menyerahkan 35 rompi pelampung kepada siswa dan guru sebagai alat keselamatan utama dalam setiap perjalanan laut.
Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, Rovaniyadi SP, mengapresiasi kolaborasi pemerintah daerah, sekolah, dan industri dalam membangun kesadaran keselamatan.
“Edukasi sejak usia sekolah membentuk kebiasaan mengenali risiko dan menerapkan langkah keselamatan dalam keseharian. Kami berharap pengetahuan ini juga dibagikan para siswa kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujar Rovaniyadi.
Sementara Kepala SMP Negeri 1 Siantan, Safarudin Satar, menilai materi ini sangat relevan dengan kondisi geografis Anambas yang lekat dengan aktivitas laut.
“Pengetahuan seperti ini langsung menyentuh keseharian siswa. Kami berharap ini bukan sekadar materi, tapi jadi kebiasaan yang mereka bawa sampai dewasa,” ucap Safarudin.
Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn sendiri menyampaikan bahwa pemahaman keselamatan perlu dibangun sejak dini agar generasi muda semakin siap untuk menghadapi berbagai situasi di lingkungannya.
"Kami ingin siswa terbiasa memantau cuaca, menyiapkan diri sebelum ke laut, dan tahu harus berbuat apa saat cuaca berubah. Kebiasaan sederhana seperti ini yang menyelamatkan nyawa,” ungkap Leony.
Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan institusi pendidikan, Medco E&P terus mendukung peningkatan kesadaran keselamatan di sekitar wilayah operasinya.
Edukasi ini diharapkan memperkuat kesiapsiagaan generasi muda Anambas sekaligus menumbuhkan kebiasaan mengutamakan keselamatan dalam aktivitas sehari-hari.(ferengki)



















































