- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
Tinjau Vaksinasi di Madiun dan Bangkalan, Dua Jenderal: Perkuat Protokol Kesehatan, Jangan Sampai Kendor

Keterangan Gambar : Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri), bersama Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (kanan), saat meninjau langsung pelaksaaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun dan Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (18/6/2021).
KORANBATAM.COM - Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, bersama Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, hari ini akan melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Madiun dan Bangkalan, Jawa Timur. Keduanya akan meninjau langsung pelaksaaan vaksinasi yang sedang digencarkan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19.
Kepala Divisi (Kadiv) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Irjen Pol Argo Yuwono, mengungkapkan, fokus kunjungan kerja Panglima dan Kapolri ke Madiun dan Bangkala karena dua wilayah itu kasus Covid-19 sangat tinggi.
“Di Madiun angka Covid-19 meningkat, karena ada klaster pernikahan,” kata Argo dalam keterangannya, Jumat (18/6/2021).
Menurut dia, selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, Panglima dan Kapolri juga akan melihat sejumlah Pos Komando (Posko) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di wilayah tersebut. Untuk memperketat penerapan PPKM akan di back up oleh Brigade Mobil (Brimob) dan Marinir.
“Masing-masing posko PPMK akan di back up 1 kompi pasukan,” ujarnya.
Jenderal dua itu berharap, penerapan PPKM di wilayah zona merah dan kuning dilakukan dengan maksimal.
“Perkuat juga protokol kesehatan jangan sampai kendor,” ujarnya.
Sumber: Bidhumas Polda Kepri















































