- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- PT DSM Klarifikasi Truck Laka Tak Muatan Pasir Limbah B3
- Truk Pengangkut Limbah B3 Laka Tunggal di Tanjunguncang
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
- Paripurna LPJ Bupati Anambas Tahun 2025, Pendapatan Terealisasi Sebesar 83,74 Persen
Tatapan Tegas Ferdy Sambo kepada Ayah Brigadir J saat Diminta Putri Candrawathi Buka Masker di Persidangan

MELAYUNEWS.COM - Ferdy Sambo terlihat memberikan tatapan tegas kepada ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat, saat ia meminta Putri Candrawathi untuk melepaskan maskernya di persidangan.
Momen tersebut terjadi saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) sedang bertanya ke Samuel dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu.
“Apakah yang dimaksud dalam foto-foto, dalam video itu benar?” tanya jaksa ke Samuel sambil menunjuk Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi pada Selasa (1/11/2022).
Sebelum menjawab, Samuel meminta ke Majelis Hakim terlebih dulu untuk menyuruh Putri membuka maskernya agar bisa dikenali olehnya.
Ia mengatakan, “Yang mulia izin agar dibuka (menunjuk Putri Candrawathi) maskernya, biar saya lebih mengenal.”
Hakim kemudian menyetujuinya dan menyampaikan, “Silakan saudara terdakwa membuka maskernya.”
Putri pun membuka maskernya sebentar sambil melihat ke arah orang tua Brigadir J dan langsung memakainya kembali.
Dilihat dari kanal YouTube KOMPASTV, setelah Samuel menyampaikan permintaan tersebut, kamera sempat menyorot ke arah Ferdy Sambo sebentar dan wajahnya tampak melihat sesuatu dengan tegas bak memelototi orang tua Brigadir J.
Sementara itu, saat memberikan keterangannya Rosti Simanjuntak sendiri sempat menangis dan menyatakan betapa hancur perasaannya kehilangan sang anak yang sehat tapi justru dibunuh.
Tak hanya itu, ibu Brigadir J itu juga mendesak Putri Candrawathi untuk mengembalikan ponsel Brigadir j kepadanya karena alat komunikasi itu berisi kenangan ia bersama sang anak.(populis.id/red)


















































