- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
Tatapan Tegas Ferdy Sambo kepada Ayah Brigadir J saat Diminta Putri Candrawathi Buka Masker di Persidangan

MELAYUNEWS.COM - Ferdy Sambo terlihat memberikan tatapan tegas kepada ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat, saat ia meminta Putri Candrawathi untuk melepaskan maskernya di persidangan.
Momen tersebut terjadi saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) sedang bertanya ke Samuel dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu.
“Apakah yang dimaksud dalam foto-foto, dalam video itu benar?” tanya jaksa ke Samuel sambil menunjuk Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi pada Selasa (1/11/2022).
Sebelum menjawab, Samuel meminta ke Majelis Hakim terlebih dulu untuk menyuruh Putri membuka maskernya agar bisa dikenali olehnya.
Ia mengatakan, “Yang mulia izin agar dibuka (menunjuk Putri Candrawathi) maskernya, biar saya lebih mengenal.”
Hakim kemudian menyetujuinya dan menyampaikan, “Silakan saudara terdakwa membuka maskernya.”
Putri pun membuka maskernya sebentar sambil melihat ke arah orang tua Brigadir J dan langsung memakainya kembali.
Dilihat dari kanal YouTube KOMPASTV, setelah Samuel menyampaikan permintaan tersebut, kamera sempat menyorot ke arah Ferdy Sambo sebentar dan wajahnya tampak melihat sesuatu dengan tegas bak memelototi orang tua Brigadir J.
Sementara itu, saat memberikan keterangannya Rosti Simanjuntak sendiri sempat menangis dan menyatakan betapa hancur perasaannya kehilangan sang anak yang sehat tapi justru dibunuh.
Tak hanya itu, ibu Brigadir J itu juga mendesak Putri Candrawathi untuk mengembalikan ponsel Brigadir j kepadanya karena alat komunikasi itu berisi kenangan ia bersama sang anak.(populis.id/red)
















































