- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
Seorang Mahasiswa Pendaki Gunung Sibayak Terjatuh ke Jurang

MELAYUNEWS.COM - Seorang pendaki bernama Ronny Sahputra Sinurat (21), mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU), meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam jurang di Gunung Sibayak, Sabtu(7/9/2024).
Korban ditemukan tidak bernyawa setelah jatuh dari ketinggian sekitar 20 meter di kawasan bukit kapur saat melakukan pendakian bersama teman temannya.
Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto mengungkapkan bahwa pihaknya setelah menerima laporan mengenai insiden tersebut dan langsung melakukan langkah langkah cepat untuk evakuasi korban.
"Jadi kami menerima informasi sekitar pukul 21.45 WIB dan segera mengoordinasikan tim gabungan dari Polres Tanah Karo, Polsek Simpang Empat, UPT Tahura Bukit Barisan, Basarnas, serta BPBD Kabupaten Karo untuk melakukan proses evakuasi," jelas AKBP Eko Yulianto.
Dijelaskan, bermula ketika Ronny bersama tujuh orang rekannya melakukan pendakian di Gunung Sibayak pada Sabtu sore. Setelah melakukan registrasi di Pos II Posko Lestari, mereka melanjutkan perjalanan menuju puncak. Namun, saat melintasi jalur yang berada di dekat jurang bukit kapur, korban terjatuh setelah beristirahat sejenak bersama rombongannya.
Rekan-rekan korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas di Posko Lestari.
"Setelah menerima laporan, petugas posko bersama teman-teman korban melakukan pencarian dan menemukan korban sudah tidak bernyawa di dasar jurang," jelas AKBP Eko.
Atas kejadian tersebut AKBP Eko Yulianto juga mengimbau para pendaki yang ingin melakukan pendakian di Gunung Sibayak maupun gunung lainnya untuk selalu berhati hati dan mematuhi seluruh peraturan yang ada demi menjaga keselamatan.
"Kami sangat mengimbau kepada para pendaki untuk mempersiapkan fisik dengan baik, membawa peralatan yang sesuai, serta selalu mematuhi panduan dari petugas posko. Pastikan juga selalu berjalan dalam kelompok dan tidak memisahkan diri. Keselamatan adalah yang utama," tegas AKBP Eko.
(hms/SP)















































