- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
Sekda Batam Besuk Korban Luka Bakar Di RSUD Embung Fatimah

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Jefridin, M. Pd. Sekretaris Daerah Kota Batam membesuk Indah (38) pasien luka bakar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam, Kamis (30/03/2023) malam. Indah yang mengalami luka bakar di bagian punggungnya hanya bisa tidur dengan posisi tengkurap. Saat dikunjungi Ketua Kwarcab Kota Batam ini, Indah pun menceritakan bagaimana ia bisa terkena minyak panas yang menyebabkan bagian punggungnya mengalami luka bakar hingga 20 persen.
“Kejadiannya pada hari pertama puasa Pak, tapi baru kemarin saya di rawat inap di RSUD Embung Fatimah. Karena saya tidak kuat menahan perihnya Pak,” ceritanya pada Jefridin.
Sehari-hari wanita asal Jawa Barat ini berjualan Bakso Goreng (Basreng) bersama suaminya. Basreng tersebut ia titipkan di warung-warung. Namun naas hari itu pada saat menggoreng Basreng Indah terpeleset dan ia pun masuk ke dalam minyak panas.
“Posisi menggorengnya kan di bawah Pak. Waktu itu lagi menggoreng Basreng Pak, tiba-tiba terpeleset. Karena hilang keseimbangan saya terjatuh dan mengenai kuali yang sedang menggoreng Basreng,” ceritanya pada Jefridin.
Setelah kejadian ia dibawa oleh suaminya ke salah satu rumah sakit di kawasan Batuaji untuk diobati. Namun karena terkendala biaya akhirnya ia minta untuk dirawat di rumah saja. “Saya baru delapan bulan Pak di Batam. Dulu saya ada BPJS tapi sekarang sudah tidak aktif lagi. Karena tidak ada biaya akhirnya saya tidak mau di rawat waktu itu,” ucapnya lagi.
Mengingat kondisi luka bakarnya yang sudah infeksi, pihak RSUD Embung Fatimah akan melakukan tindakan Debridemant (prosedur pengangkatan jaringan kulit mati (nekrotik) yang terinfeksi untuk membantu penyembuhan luka, red). Rencananya tindakan itu akan dilakukan hari ini, Jumat (31/03/2023) di ruang operasi RSUD Embung Fatimah Kota Batam.
“Luka bakar Ibu harus dibersihkan dahulu. Semoga nanti setelah diambil tindakan oleh dokter di RSUD Embung Fatimah luka bakar Ibu bisa segera pulih,” tutur Jefridin.
Jefridin juga menguatkan Indah dan suaminya agar sabar menghadapi cobaan tersebut. Untuk meringankan beban penderitaan yang dialami Indah, Jefridin menyerahkan bantuan sejumlah uang. Katanya, uang sumbangan ini merupakan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Batam yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam.
“Ini adalah ujian dari Allah SWT, Ibu dan suami harus sabar, kuat dan ikhlas menghadapinya. Semoga bantuan ini bermanfaat. Saya doakan Ibu segera pulih,” katanya.(mcb/red)















































