- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
Satgas Covid -19 Kabupaten Kepulauan Anambas Merilis Dua Warga Terkonfirmasi Covid-19 Meninggal Dunia

Keterangan Gambar : Petugas Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas.
KORANBATAM.COM - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas kembali merilis adanya dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan meninggal dunia.
Adapun warga Kabupaten Kepulauan Anambas yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan dengan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT PCR) yang meninggal dunia pada hari Minggu tanggal 23 Mei 2021 adalah nomor kasus 363 inisial MI umur 72 tahun, yang merupakan warga Desa Nyamuk Kecamatan Siantan Timur dan kasus nomor 652 inisial SA (81) warga Desa Jalan Tanjung Lambai, Kecamatan Siantan.
MI (72) adalah seorang pensiunan yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 12 Mei 2021 berdasarkan pemeriksaan swab dengan metode RT-PCR. Sebelum meninggal dunia MI mengalami Pneumonia berat dengan saturasi oksigen di bawah 75 persen hingga pada tanggal 22 Mei 21 sekira pukul 20.20 WIB dan MI dinyatakan meninggal oleh tim dokter Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam.
Sementara SA adalah seorang ibu rumah tangga yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 22 Mei 2021 berdasarkan pemeriksaan swab dengan metode RT-PCR. Sebelum meninggal dunia mengalami penurunan kesadaran dan Pneumoni berat sehingga pada tanggal 23 Mei 2021 sekira pukul 01.50 WIB dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter RSUD Tarempa.
(jhon)















































