- SKK Migas Wilayah Sumbagut dan BPBD Berikan Edukasi Keselamatan kepada Para Pelajar di Anambas
- Kawal Prabowo, SMSI Siapkan Masukan Kritis
- Penyegaran, Sejumlah Pejabat Polda Kepri Terjadi Rotasi
- Diduga Tilep Dana Desa, Kades Lingai Ditetapkan Kejaksaan Sebagai Tersangka
- Gandeng IZI, JNE Medan Dorong Pertumbuhan UMKM melalui Program Lapak Berkah
- DFSK Perkenalkan Emblem Baru Kenderaan Komersial di PEVS 2026, Tandai Penguatan Identitas Lini Produk
- Polda Kepri Tebar Sembako dan Silaturahmi, Warga Demak Siap Pertahankan Kondusivitas Batam
- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
Safari Ramadhan Wabup Anambas di Desa Sunggak, Camat Jemaja Barat Keluhkan Sinyal

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra saat memberikan bantuan kepada masyarakat.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Malam ke-26 puasa Ramadhan 1445 Hijriah, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra, kembali melanjutkan kegiatan safarinya, Jumat (05/04/2024).
Kali ini, Wan Zuhendra melanjutkan safarinya ke Masjid Al Ikhsan yang berada di Desa Sunggak, Kecamatan Jemaja Barat, Kabupaten Kepulauan Anambas.
Camat Jemaja Barat, Sardian, dalam sambutannya menyampaikan aspirasi terkait dengan sinyal yang belakangan ini bermasalah di wilayah Jemaja Barat.
Sardian mengatakan masalah sinyal ini menjadi persoalan yang klasik di Kecamatan Jemaja Barat.
Terlebih lagi, masalah sinyal ini sangat berpengaruh terhadap kegiatan anak sekolah baik SD maupun SMP.
"Itu yang tidak aman, salah satunya masalah sinyal. Apalagi anak-anak kami SD dan SMP, jadi susah untuk melaksanakan tugas karena sistem pembelajaran sekarang tidak lepas dari sinyal dan sinyal," ucapnya.
Untuk itu, Sardian pun bermohon kepada pemerintah daerah agar masalah sinyal ini dapat segera diatasi, sehingga diharapkan kedepannya Jemaja Barat yang merupakan desa dan kecamatan perbatasan ini tidak ada lagi masalah dengan sinyal.
"Apalagi kami Jemaja Barat ini pak merupakan desa ataupun kecamatan perbatasan. Kalaupun hal-hal yang masalah sinyal itu, diharapkan kedepannya kalau bisa sih, inikan permohonan, diutamakanlah tentang sinyal," harapnya.
Menanggapi itu, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra pun akan berkoordinasi dengan Diskominfotik untuk menangani terkait masalah sinyal ini.
Wan Zuhendra mengatakan, di Jemaja Barat ini sebenarnya bukan tidak ada sinyal, hanya saja beberapa minggu ini sinyalnya sedang terganggu.
"Oleh karena itu, saya akan berkoordinasi dengan Diskominfotik untuk mengambil langkah segera supaya sinyal ini bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat," sebutnya.
Tak hanya itu, Wan Zuhendra juga menyampaikan bahwa akan berkonsentrasi penuh terhadap infrastruktur pembangunan di Jemaja Barat.
"Kami pemerintah kabupaten berkonsentrasi penuh terhadap infrastruktur pembangunan di kecamatan-kecamatan yang baru dimekarkan," katanya.
Namun, Wan Zuhendra juga menjelaskan, jika ada hal-hal yang tidak terperhatikan, itu bukan karena semata-mata tidak diperhatikan, melainkan karena kondisi keuangan daerah sehingga membuat agak lambat untuk menyelesaikan pembangunan.
Tak lupa juga, Wan Zuhendra atas nama pemerintah dan juga atas nama pribadi menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila selama ini ada hal-hal yang kurang berkenan di hati.
Sehingga diharapkan kedepannya silahturahmi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan di masa-masa yang akan datang.
"Saya atas nama pemerintah daerah, atas nama keluarga dan atas nama pribadi mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama hubungan kita baik secara tugas kedinasan saya maupun secara pribadi masih ada hal-hal yang tidak berkenan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya," pungkasnya.(Johanda)




















































