- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
Plt Ketua DPC HNSI Anambas Fokus Susun Pengurus hingga Ke Ranting

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pelaksana Tugas (PLT) ketua Dewan Pimpinan Cabang, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia kabupaten Kepulauan Anambas hasil Munas Bogor, Dandi Andika bererta pengurus fokus menyusun struktur organisasi hingga ke tingkat ranting.
Penyusunan struktur organisasi tersebut dilakukan sebagai langkah awal menuju pelaksanaan Musyawarah Cabang yang akan digelar dalam waktu dekat.
“Saat ini kami masih dalam tahap menyusun struktur untuk ranting di kecamatan terlebih dahulu. Untuk sementara, kami akan mencari dan mengumpulkan kepengurusan ranting di kecamatan. Setelah itu terpenuhi, barulah kami akan segera melaksanakan Muscab,” ujar Dandi Andika, Senin (12/1/2026).
Dandi menjelaskan, Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki 10 kecamatan, 2 kelurahan, dan 52 desa, sehingga proses konsolidasi organisasi memerlukan tahapan yang matang agar berjalan sesuai aturan organisasi.
Ia menambahkan, berdasarkan ketentuan organisasi, pelaksanaan Muscab dapat dilakukan apabila kepengurusan ranting telah terbentuk minimal di enam kecamatan.
"Target kami adalah memenuhi kuota, minimal enam kecamatan terlebih dahulu. Jika sudah terpenuhi, maka Muscab bisa segera dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku,” tambahnya
Menurut Dandi, langkah pembenahan dan konsolidasi ini penting agar HNSI di Kabupaten Kepulauan Anambas dapat berjalan solid, terstruktur, serta benar-benar menjadi wadah untuk perjuangan nelayan dalam menyampaikan aspirasi.
“Kami ingin memastikan HNSI di Anambas ke depan lebih tertata, kuat secara organisasi, dan benar-benar hadir untuk nelayan,” tutupnya.(ferengki).















































