- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
Pemprov Kepri Sediakan Dua Resort untuk Karantina Warga yang Terkonfirmasi Covid-19

Keterangan Gambar : Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri dan juga sebagai Sekda Provinsi Kepri, Tengku Said Arif Fadillah.
KORANBATAM.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) menegaskan dua resort di Kabupaten Bintan digunakan untuk mengkarantina warga Kota Tanjungpinang yang tertular Covid-19.
Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kepri, Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Kamis (20/5/2021), mengatakan, Lauhas Village dan Agro Resort di Bintan disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 yang tidak memiliki gejala.
Kapasitas dua resort tersebut dapat menampung lebih dari 300 orang pasien.
“Kami menyewa dua resort di Kabupaten Bintan untuk mengkarantina pasien Covid-19 tanpa gejala. Jadi mereka tidak bergabung dengan pasien Covid-19 Bintan yang dikarantina di di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kepri di Bintan,” tegasnya, yang juga sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri.
Arif juga mengatakan bahwa, pelaksanaan isolasi mandiri perlu segera dibenahi dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah disiapkan pemerintah. Fasilitas karantina pasien Covid-19 cukup memadai, dan nyaman. Pasien yang dikarantina di dua lokasi itu diharapkan segera sembuh.
“Ini juga untuk mencegah penularan di tengah keluarga jika isolasi mandiri tidak sesuai standar kesehatan,” ujarnya.
Arif berharap seluruh pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di tempat yang kurang memadai dengan suka rela melaporkan hal tersebut kepada petugas kesehatan untuk segera pindah ke salah satu kamar di resort yang telah disiapkan Pemerintah Daerah (Pemda).
Ia juga mengingatkan Satgas Penanganan Covid-19 Tanjungpinang untuk meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Satgas Penanganan Covid-19 Kepri sehingga pelayanan dapat terlaksana secara maksimal.
“Proses penyembuhan juga dipengaruhi perasaan nyaman dan aman. Kamar-kamar di resort yang disiapkan untuk karantina merupakan tempat yang aman,” ucapnya.
Saat ini, kata dia, malah kasus aktif di Kepri mencapai 1.804 orang, tersebar di Batam 623 orang, Tanjungpinang 371 orang, Bintan 114 orang, Karimun 185 orang, Lingga 139 orang, Natuna 88 orang, dan Anambas 284 orang.
“Kami imbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas,” katanya mengakhiri.
(Kominfo /PR)















































