- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
Listrik Sering Padam, Warga Siantan Geruduk PLN

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Warga kecewa karena sering terjadi pemadaman listrik di siang hari maupun malam hari di Kecamatan Siantan membuat puluhan warga berunjuk rasa (demo) di depan Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tarempa, Kabupaten kepulauan Anambas, Selasa (24/5/2022).
Demo secara spontan di Jalan Amat Yani atau tepatnya di samping Masjid Jamik seberang jalan itu merupakan puncak kekesalan masyarakat karena pemadaman listrik yang terjadi selama Beberapa hari ini tidak sesuai dengan jadwal yang telah di tertip kan oleh pihak PLN dengan pemadaman listrik. Sebelumnya, listrik padam dari pukul 20 .30 WIb hingga subuh . Listrik sempat menyala sebentar kemudian padam hingga dua sampai tiga kali padam dalam sehari.
“Kinerja PLN ULP Tarempa ini benar-benar buruk. Mereka bekerja seenaknya sendiri dan tidak memperhatikan masyarakat yang dirugikannya. Barang elektronik kami rusak/mati siapa yang mau mengganti, "kata salah seorang warga.
Mereka menuntut kinerja PLN ULP Tarempa yang buruk dengan seringnya listrik padam di wilayah Kota Tarempa maupun desa-desa di Kecamatan Siantan.
“Saya bingung, di daerah lain listrik sudah normal, tetapi di sini (Tarempa) bertambah parah, dengan alasan kerusakan mesin dan masa pemeliharaan serta penggantian tiang,” kata seorang ibu rumah tangga, warga setempat saat berunjuk rasa di depan kantor PLN ULP Tarempa.
Hal yang sama juga diungkapkan seorang warga lainnya yang menilai PLN ULP belum siap dan tidak mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi.
“Kita terima kalau listrik padam satu hari bahkan satu minggu pun tak apa, asalkan masyarakat tidak dirugikan,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, kepala Cabang (Kacab) PLN ULP Tarempa, Dedy Martin ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa adanya gangguan diluar kemampuan pihak PLN yang menyebabkan listrik sering padam.
“Saya minta warga bersabar atas kondisi listrik yang terjadi saat ini dan pihak PLN sedang berupaya melakukan perbaikan, "ucapnya. (red )
















































