- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- PT DSM Klarifikasi Truck Laka Tak Muatan Pasir Limbah B3
- Truk Pengangkut Limbah B3 Laka Tunggal di Tanjunguncang
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
- Paripurna LPJ Bupati Anambas Tahun 2025, Pendapatan Terealisasi Sebesar 83,74 Persen
Kepala BP Batam: Investasi Asing di Batam Alami Peningkatan 122,8 Persen

Keterangan Gambar : Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
KORANBATAM.COM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, mengungkapkan, investasi Asing di Batam diyakini masih mengalami perkembangan yang positif, meski pandemi Covid-19 masih melanda dunia dan tak luput juga yang dialami Batam.
Menurut Rudi, tren perkembangan investasi yang positif tersebut dapat dilihat dari perbandingan Nilai Investasi Penanam Modal Asing (PMA) di Batam Triwulan I Tahun 2020 dan Triwulan I Tahun 2021 (YoY).
“Berdasarkan data yang dihimpun dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, nilai investasi PMA di Batam mengalami kenaikan 122,8 persen pada Triwulan I secara year on year (yoy), yaitu USD 76 juta pada tahun 2020 dan USD 171 juta pada tahun 2021. Selain itu, dari segi jumlah proyek, Batam mengalami peningkatan 23 persen pada Triwulan I (yoy), yaitu 438 proyek pada tahun 2020 dan 541 proyek pada tahun 2021,” kata Rudi Jumat (21/5/2021).
Kepala BP Batam Muhammad Rudi, yang juga Wali Kota Batam, mengungkapkan bahwa, dari data tersebut Singapura merajai realisasi investasi pada tahun 2020, namun dalam tiga tahun terakhir beberapa negara Eropa juga mendominasi investasi asing di Batam.
“Pada 2020, Luxembourg, Jerman dan Swiss menempati posisi 7 teratas PMA berdasarkan Negara. Sedangkan pada Triwulan 1 tahun 2021, Jerman berada pada posisi pertama dengan 7 proyek atau total investasi senilai USD 69 juta,” ujarnya.
Ia melanjutkan, hal ini menyiratkan iklim berusaha di Kota Batam telah mengalami peningkatan dan menuai respon positif dari para pelaku usaha di Eropa.
“Melihat tren yang terus berkembang ini, kami rasa pertumbuhan investasi PMA ini harus dijaga dan ditingkatkan, mengingat pelaku usaha dari beberapa negara Eropa semakin mengukuhkan posisinya sebagai PMA di Kota Batam,” pungkas Rudi.
Sumber: BP Batam


















































