- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
Kapolsek Palmatak Imbau Warga Wilayah Hukumnya Waspada Melaut Musim Utara

Keterangan Gambar : Kapolsek Palmatak IPTU Muhammad Jamil (dok)
MELAYUNEWS.COM ,ANAMBAS - Kapolsek Palmatak, IPTU Muhammad Jamil mengimbau kepada seluruh masyarakat Palmatak khususnya para nelayan agar berhati-hati dalam berlayar pada saat musim ekstrim. Apalagi saat ini musim angin Utara yang cenderung angin kencang dan hujan lebat turun bisa menyebabkan kecelakaan laut saat berlayar, Minggu (8/1/2023).
"Kita sama-sama tahu jika musim Utara seperti saat ini cuaca sangat ekstrim sehingga perlu berhati-hati dalam berlayar," kata Kapolsek Palmatak IPTU Muhammad Jamil kepada media, Minggu(8/1/2023).
Kapolsek Palmatak juga mengimbau operator kapal, Nakhoda dan ABK diharapkan, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca kalau berangkat melaut, melakukan koordinasi dengan istansi terkait, memonitor perkembangan cuaca dari BMKG dan Syahbandar.
“Kita juga menghimbau agar kapal dan nelayan, tidak memaksakan diri untuk berangkat melaut apabila cuaca tidak memungkinkan. Perlu juga memperhatikan kondisi kapalnya apakah masih layak jalan atau perlu perbaikan, ”jelasnya.
Selain itu, Muhamad Jamil menyarankan untuk Nakhoda kapal,diharapkan melengkapi kapalnya dengan alat keselamatan seperti lifejacket dan pelampung. Pengusaha ikan yang mempekerjakan Nelayan, juga diminta memperhatikan keselamatan ABK-nya.
"Saya berharap adanya peran masyarakat dalam memberikan informasi, atas kejadiaan dan ganguan yang terjadi dilingkungannya masing-masing. Kita juga imbau agar masyarakat yang berlayar melengkapi keselamatan diri seperti life jacket," ujarnya. (red )















































