- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
Jalan Medan Berastagi Lumpuh, Sejumlah Warga Durin Simbelang Demo Polsek Pancur Batu

MELAYUNEWS.COM, DELI SERDANG - Sejumlah warga Durin Simbelang, kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang adakan aksi demo di kantor Polsek Pancur Batu, Selasa 05/03/2024 pagi.
Informasi yang diperoleh dari wartawan dari Pancur Batu, aksi demo tersebut membuat jalan Medan Berastagi lumpuh total.
Akibat dari demo ini, akses jalan Medan - Berastagi via Pancur Batu macet total hingga 2 km. Saat ini pihak kepolisian mencoba mengalihkan ke jalan alternatif lewat belakang pajak Pancur Batu.
Sementara pagar pintu masuk Polsek Pancur Batu dijaga sejumlah aparat untuk mengamankan Polsek.
Salah seorang warga yang diwawancarari N. Ginting (54) mengatakan mereka demo karena merasa Polisi tidak adil dalam melakukan penangkapan.
"Warga demo karena Polisi pilih kasih dalam menangkap pelaku, anak kampung mereka ditangkap 5 orang, sementara pihak lawan tidak ada yang ditangkap," ujarnya.
Para pendemo yang terdiri kebanyakan ibu demo membawa sarung seperti biasa pakaian mereka kegiatan sehari-hari.
"Lepaskan masyarakat kami, mereka tidak bersalah, jangan permainkan hukum," ujar salah seorang ibu.
Saat di konfirmasi, Kapolsek Pancur Batu, AKP Hendra Gunawan Simatupang belum mengangkat telephone dan whatsapp wartaawan juga belum dibalas.
Demikian juga Kasi Humas Polrestabes Medan, yang dikonfirmasi media ini belum memberikan respon.
Upaya konfirmasi mendapat respon dari Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Hadi Wahyudi.
"Kita sedang mendalami kasusnya, info sementara, 11 orang diamankan dari 2 Ormas yang sedang konflik," ucap Hadi.
Ia mengaku akan terus mendalami, dan akan memberikan info perkembangan lanjutan. (SP)/hm















































