- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
Jalan di Depan Masjid Sultan Ditata, Rudi: Akan Dibangun Lima Jalur

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (dua dari kiri, depan), saat meninjau langsung progres pengerjaan pelebaran jalan di depan Masjid Sultan Muhammad Riayat Syah, Kamis (17/6/2021).
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau penataan Simpang Fanindo (dekat MAN 1 Kota Batam) dan pelebaran jalan di depan Masjid Sultan Muhammad Riayat Syah.
“Simpang ini tidak jauh dari Masjid Sultan, makanya kita tata juga. Jalan dari depan masjid ke simpang ini, seperti yang saya sampaikan akan dibangun lima lajur dan sudah mulai dilakukan,” kata Rudi, Kamis (17/6/2021).
Seperti diketahui, Masjid Sultan kini telah menjadi salah satu destinasi wisata religi. Wisatawan kerap datang mengunjungi dan beribadah di masjid terbesar di Sumatera dan memiliki membran seperti Masjid Nabawi, Kota Madinah ini.
“Nah, kalau wisata sudah berkembang, akses jalan harus kita sempurnakan. Jika tidak, orang akan enggan datang,” imbuhnya.
Dari pembangunan yang dilakukan sekarang akan memiliki efek domino bagi Batam. dari kesejahteraan masyarakatnya hingga pembangunan berkelanjutan Batam ke depan.
“Wilayah ini menjadi tujuan wisata, pasti ekonomi akan bangkit ekonomi. Karena orang yang datang pasti butuh makan minum, butuh trasport, penginapan dan lain sebagainya,” papar Rudi.
Lanjut Rudi, Simpang Fanindo sendiri, penataannya meliputi penyesuaian elevasi jalan. Tidak lain, kata dia, pembangunan-pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah demi kebaikan masyarakat.
“Saya ingin berikan rasa nyaman kepada pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara,” kata dia.
Rudi berharap, empat atau lima tahun ke depan seluruh akses jalan se-Kota Batam sesuai yang ia cita-citakan kualitasnya terbaik se-Indonesia dapat terhubung secara utuh.
“Mudah-mudahan Allah SWT mengizinkan, Batam juga bakal punya jalan tol. Dari Batuampar ke Batamcenter lalu ke airport, dari sini sambungkan ke Jembatan Batam-Bintan (Babin). Jadi kalau mau ke Tanjungpinang bisa lewat jalan tol yang bebas hambatan,” ujarnya.















































