- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
Hadiri Kenduri Diraja Negeri Deli, Rico Waas Ajak Masyarakat Jaga Tradisi Melayu

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan rasa bahagia dan bangga terhadap Kesultanan Deli saat menghadiri Kenduri Diraja Negeri Deli di Masjid Raya Al-Mashun, Kamis (28/8/2025)
MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan rasa bahagia dan bangga terhadap Kesultanan Deli saat menghadiri Kenduri Diraja Negeri Deli di Masjid Raya Al-Mashun, Kamis (28/8/2025) malam. Ia menegaskan pentingnya menjaga tradisi dan memakmurkan kebudayaan leluhur, terkhusus budaya Melayu sebagai identitas Kota Medan.
“Kebahagiaan bagi kita semua bisa bersama menyambut hari keputraan Tuanku Sultan Deli ke-14 Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah. Seorang sahabat, seorang adik dan saudara dan seorang Sultan yang sangat kami banggakan. Hari baik seperti ini harus kita makmurkan, bukan sekadar wirid, tetapi juga doa dan pelindung bagi kita semua,” ucap Rico Waas.
Suasana penuh khidmat terlihat sejak awal prosesi dengan pembacaan Surah Yasin, doa bersama, serta Ratib Al Haddad, amalan yang sejak lama menjadi tradisi Kesultanan Deli. Acara kenduri ini bukan sekadar doa bersama, tetapi juga simbol kebersamaan antara pemerintah, Kesultanan Deli, dan masyarakat.
Turut hadir dalam perhelatan itu, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Asisten Pemerintahan HM Sofyan, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, camat dan lurah, Datuk Empat Suku, tokoh masyarakat bergelar adat, serta tokoh agama.
Orang nomor satu di Pemko Medan ini menuturkan bahwa acara kenduri tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus warisan budaya yang patut dijaga. Kehadirannya mengingatkan bahwa di tengah modernitas, nilai kearifan lokal dan spiritualitas tetap menjadi pelindung bagi Tanah Deli.
Sultan Deli ke-14, Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah atau yang akrab disapa Tuanku Aji, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Medan atas dukungan terhadap terselenggaranya acara.
Ia berharap amalan yang diwariskan para sesepuh terus dilestarikan sebagai doa bersama demi keselamatan masyarakat serta keberkahan di Tanah Deli.
“Amalan ini berisi bacaan Yasin dan doa-doa yang diyakini sebagai pelindung dari marabahaya. Semoga bisa terus dijalankan dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujar Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah.
Sultan menambahkan, kenduri itu lebih dari sekadar ritual doa, namun juga mencerminkan identitas budaya Melayu yang lekat dengan kehidupan masyarakat Medan.(SP)















































