- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
Gelombang Ketiga, 3.445 Guru Divaksin Covid-19

Keterangan Gambar : Wagub Kepri, Marlin Agustina, bersama Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Meninjau vaksinasi Covid-19 bagi guru di Golden Praw, Bengkong, Batam, Senin (5/4/2021).
KORANBATAM.COM - Sebanyak 3.445 guru divaksin Covid-19 pada gelombang ketiga di Golden Prawn, Bengkong, Batam, Senin (5/4/2021). Sebelumnya, pada gelombang pertama sebanyak 2.200 guru di Batam divaksin, kemudian gelombang kedua sebanyak 1.224 guru.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan, menyebutkan, pada gelombang ketiga tersebut guru yang divaksin berasal dari tiga kecamatan, Batamkota, Batuampar, dan Bengkong.
“Vaksinasi bagi guru terus dilaksanakan, targetnya 16 ribu guru termasuk guru yang di bawah naungan Kementerian Agama dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA),” ujar Hendri.
Di kesempatan itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau langsung vaksinasi tersebut. Rudi berpesan kepada guru agar terus mengingatkan siswa senantiasa menerapkan protokol kesehatan di sekolah yang sudah menggelar belajar di kelas. Pasalnya, ia tak ingin sekolah justru menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
“Kalau sekolah tatap muka ini bermasalah, akan jadi susah. Ini kepentingan kita, dari level bawah ke atas. Saya titip anak-anak, guru harus rewel tak masalah yang penting protokol kesehatan diterapkan,” pesan Rudi.
Rudi mengatakan, pihaknya sudah mengecek langsung beberapa sekolah di Batam. Ia tak memungkiri masih terdapat beberapa sekolah lengah seperti masih adanya pedagang yang berada di sekitar sekolah.
“Guru harus tegas agar sekolah tatap muka kota pertahankan. Jangan anggap remeh protokol kesehatan di sekolah,” katanya.
Selain itu, ia mengapresiasi antusias guru yang mengikuti vaksinasi Covid-19. Ia berharap, ke depan stok vaksin untuk Batam akan terus bertambah demi mengejar target vaksinasi Covid-19 di Batam.
“Kebetulan ada Buk Wagub (Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina) semoga distribusi vaksin lancar,” ujar Wali Kota.
Permintaan Rudi langsung direspons Marlin. Ia mengatakan, Batam yang jumlah penduduknya sangat tinggi tentu jumlah vaksin akan terus ditambah. Bahkan, belum lama ini, Kepri mendapat 50 ribu vaksin dan Batam kebagian 35 ribu vaksin.
“Dengan antusias tinggi ini, akan menjadi laporan ke pusat agar distribusi vaksin ke Kepri terus ditambah,” kata Wagub.
Selain itu, Marlin juga menggiatkan para guru tetap menerapkan protokol kesehatan meski sudah divaksin Covid-19. Ia mengatakan, penerapan protokol seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebagai langkah antisipasi dan meminimaliris risiko terjangkit Covid-19.
“Kalau ada yang mengalami KIPI, itu normal jangan dianggap berlebihan. Semoga dengan vaksinasi ini permasalahan Covid-19 di Kepri segera tuntas,” katanya.















































