- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
Bupati Kepulauan Anambas Gerak Cepat Tinjau Lokasi Abrasi di Dusun Pasir Panjang, Desa Landak

Keterangan Gambar : Bupati Kepulauan Anambas, Aneng saat meninjau jalan yang rusak akibat abrasi. (Kominfo)
MELAYUNEWS.COM, LETUNG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait kerusakan jalan di Dusun Pasir Panjang, Desa Landak, akibat abrasi laut yang semakin parah. Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, turun langsung ke lokasi pada hari ini untuk melihat kondisi lapangan sekaligus memastikan langkah penanganan dapat segera dilakukan.
Kondisi abrasi telah menggerus badan jalan dan mengancam akses utama masyarakat setempat. Warga khawatir jika abrasi tidak segera ditangani, jalan tersebut berpotensi putus dan menghambat aktivitas serta mobilitas sehari-hari.
“Saya menerima laporan dari masyarakat dan langsung melakukan pengecekan lapangan. Kondisi ini harus ditangani sesegera mungkin agar tidak memutus akses warga dan tidak menimbulkan risiko keselamatan,” ujar Bupati Aneng saat meninjau lokasi.
Pemerintah daerah segera melakukan koordinasi dengan dinas terkait status jalan yang rusak apakah jalan nasional, provinsi atau daerah untuk menentukan langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang. Alternatif penanganan darurat dan rekomendasi teknis akan diprioritaskan untuk menjaga fungsi jalan serta melindungi permukiman dari ancaman abrasi lebih lanjut.
Bupati Aneng juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
“Kita coba untuk memberikan solusi terbaik agar masyarakat di sini merasa aman dan aktivitas mereka tidak terganggu mengingat cuaca tidak menentu di akhir tahun ini,” tegas Aneng
Dengan adanya peninjauan langsung ini, pemerintah berharap proses penanganan abrasi dapat segera dijalankan sehingga kekhawatiran masyarakat dapat terjawab dan akses transportasi tetap terjaga.(kominfo/ferengki).















































