- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
Buka Koridor Perjalanan untuk Bangkitkan Ekonomi

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (tiga dari kiri, berdiri) bersama Kepala Disbudpar Batam, Ardiwianata (dua dari kiri), dan Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi (empat dari kiri), meninjau vaksinasi pelaku pariwisata, belum lama ini.
KORANBATAM.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, tidak memungkiri terpuruknya ekonomi Batam akibat pandemi Covid-19. Untuk itu, perlu langkah cepat untuk memulihkan ekonomi. Salah satunya, dengan membuka koridor perjalanan atau travel bubble.
“Ada tiga wilayah yang rencana membuka travel bubble, yakni Bali, Bintan, dan Batam,” katanya, Kamis (10/6/2021).
Ia mengatakan, sebelum membuka koridor perjalanan itu, tentu penanganan Covid-19 di Batam harus terkontrol terlebih dahulu. Bahkan, ia mensyaratkan 70 warga harus divaksin Covid-19 sebelum koridor perjalanan dibuka.
“Alhamdulillah vaksinasi terus digencarkan dan antusias warga sangat tinggi. Bahkan, semua pelaku pariwisata (laporan Kepala Disbudpar Batam) sudah divaksin,” katanya.
Amsakar juga beberapa kali meninjau langsung vaksinasi Covid-19 bagi pelaku pariwisata di Batam. Ia berharap, dengan langkah vaksinasi itu, penanganan Covid-19 lebih terkontrol dan mudah untuk ditangani.
“Kita sambut baik travel bubble ini dengan harapan ekonomi Batam bangkit lagi melalui sektor pariwisata,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwianata, mengatakan bahwa, travel bubble kian diminati beberapa negara untuk memulai kembali perjalanan lintas negara di tengah pandemi Covid-19. Ia mengatakan, penanganan Covid-19 terus dilakukan demi memberikan keyakinan negara luar terhadap Indonesia, khususnya Batam.
“Belum ada kepastian kapan dibuka koridor perjalanan. Namun, Batam sudah menargetkan 70 warga divaksin sebelum kebijakan itu diterapkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, travel bubble merupakan peluang bagi bisnis-bisnis untuk dibuka kembali. Terutama di sektor pariwisata, kata dia, sangat memerlukan pergerakan orang atau wisatawan.
“Semua sudah berjuang melawan Covid-19. Bahkan pelaku pariwisata sangat antusias menerima vaksin demi memulihkan pariwisata dan ekonomi Batam,” kata Ardi.















































