- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
BI Sebut Realisasi Penukaran Uang Jelang Lebaran Sudah Capai 40 Persen

Keterangan Gambar : Bank Indonesia Cabang Kepulauan Riau di Batam. (antaranews.com)
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau mencatat realisasi penukaran uang untuk kebutuhan Idul Fitri 1444 Hijriah mencapai 40 persen atau sekitar Rp797 miliar dari uang yang disiapkan sebanyak Rp1,9 triliun.
Dilansir dari antaranews.com, Deputi Kepala Perwakilan BI Kepri Adidoyo Prakoso di Batam, Senin, mengatakan saat kini masih tersedia sekitar Rp1,1 triliun.
"Penyerapan tersebut akan semakin meningkat seminggu sebelum periode libur Idul Fitri," kata Adidoyo.
Ia menjelaskan pada minggu lalu mayoritas masyarakat menukar Uang Pecahan Kecil (UPK).
Sementara untuk Uang Pecahan Besar (UPB) diperkirakan meningkat mulai minggu ini seiring kebutuhan perbankan untuk mengisi ATM sebagai antisipasi selama libur Idul Fitri
Sebelumnya BI Perwakilan Kepri menyiapkan dana sebesar Rp1,9 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menukarkan uang selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1444 Hijriah.
Kepala BI Perwakilan Kepri Suryono di Batam, Senin, mengatakan jumlah dana tersebut meningkat sebesar 11,76 persen dibandingkan Ramadhan 1443 H yang sebesar Rp1,7 triliun.
"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, BI pusat memiliki ketersediaan sekitar Rp490 triliun lebih. Kami akan penuhi kebutuhan semua warga dan juga tentunya dari perbankan semuanya sudah siap," kata Suryono.
Ia menjelaskan selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H kebutuhan uang secara nasional diperkirakan meningkat menjadi sebesar Rp195 triliun atau naik 8,22 dibandingkan 2022 yang sebesar Rp180 triliun.
Kemudian untuk wilayah Sumatera meningkat dari Rp34 triliun menjadi Rp39 triliun. "Pada tahun ini, akan terdapat 5.066 kantor bank atau titik layanan penukaran uang yang tersebar di seluruh Indonesia, meningkat 8 persen jika dibandingkan tahun 2022 sejumlah 4.689 titik layanan," ujar Suryono.(red)
Sumber: antaranews.com
editor: Jhon
















































