- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
- Wali Kota Medan Buka Pekan Budaya Medan 2026
- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
BI Sebut Realisasi Penukaran Uang Jelang Lebaran Sudah Capai 40 Persen

Keterangan Gambar : Bank Indonesia Cabang Kepulauan Riau di Batam. (antaranews.com)
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau mencatat realisasi penukaran uang untuk kebutuhan Idul Fitri 1444 Hijriah mencapai 40 persen atau sekitar Rp797 miliar dari uang yang disiapkan sebanyak Rp1,9 triliun.
Dilansir dari antaranews.com, Deputi Kepala Perwakilan BI Kepri Adidoyo Prakoso di Batam, Senin, mengatakan saat kini masih tersedia sekitar Rp1,1 triliun.
"Penyerapan tersebut akan semakin meningkat seminggu sebelum periode libur Idul Fitri," kata Adidoyo.
Ia menjelaskan pada minggu lalu mayoritas masyarakat menukar Uang Pecahan Kecil (UPK).
Sementara untuk Uang Pecahan Besar (UPB) diperkirakan meningkat mulai minggu ini seiring kebutuhan perbankan untuk mengisi ATM sebagai antisipasi selama libur Idul Fitri
Sebelumnya BI Perwakilan Kepri menyiapkan dana sebesar Rp1,9 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menukarkan uang selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1444 Hijriah.
Kepala BI Perwakilan Kepri Suryono di Batam, Senin, mengatakan jumlah dana tersebut meningkat sebesar 11,76 persen dibandingkan Ramadhan 1443 H yang sebesar Rp1,7 triliun.
"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, BI pusat memiliki ketersediaan sekitar Rp490 triliun lebih. Kami akan penuhi kebutuhan semua warga dan juga tentunya dari perbankan semuanya sudah siap," kata Suryono.
Ia menjelaskan selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H kebutuhan uang secara nasional diperkirakan meningkat menjadi sebesar Rp195 triliun atau naik 8,22 dibandingkan 2022 yang sebesar Rp180 triliun.
Kemudian untuk wilayah Sumatera meningkat dari Rp34 triliun menjadi Rp39 triliun. "Pada tahun ini, akan terdapat 5.066 kantor bank atau titik layanan penukaran uang yang tersebar di seluruh Indonesia, meningkat 8 persen jika dibandingkan tahun 2022 sejumlah 4.689 titik layanan," ujar Suryono.(red)
Sumber: antaranews.com
editor: Jhon



















































