- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
Apel Gabungan, Rudi: Segera Atasi Pandemi Agar Pulihkan Ekonomi Batam

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat apel gabungan di Makodim 0316/Batam, Kamis (10/6/2021) malam.
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengingatkan kembali bahwa kerja menekan Covid-19 sejalan dengan upaya menggeliatkan ekonomi. Seperti diketahui, sudah setahun lebih sejak pandemi merebak ekonomi terganggu.
“Setahun lebih covid, pasti kita rasakan betapa ekonomi susah dan aktivitas masyarakat terganggu, tugas kita agar covid ini teratasi,” kata Rudi saat apel gabungan penegakan prokes di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0316/Batam, Kamis (10/6/2021) malam.
Ia menyebutkan, dirinya yang didukung seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sedang fokus membangun Kota Batam. Maka, tidak heran pembangunan yang telah dilakukan menstimulus masuknya investasi. Namun kini, investor masih menahan diri karena pageblug (wabah yang terjadi di tengah masyarakat) belum sepenuhnya teratasi.
“Sekarang banyak yang mau masuk, mereka sedang menunggu,” ujarnya.
Tidak main-main, investasi bahkan ada yang nilainya mencapai puluhan triliun. Menjemput kejayaan Batam inilah salah satu alasan Rudi fokus mengembangkan infrastruktur baik jalan, bandara, pelabuhan hingga menyiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kesehatan bertaraf interasional.
“Kita atasi pandemi, ekonomi akan kembali bergairah kembali. Investasi dan pariwasata akan hidup,” ujarnya.
Kini upaya menekan pandemi terus dilakukan baik dengan intens mengingatkan masyarakat agar tetap menjalankan prokes maupun melaksanakan vaksinasi.
Terkait vaksinasi, ditargetkan setidaknya 70 persen dari populasi warga Batam harus divaksin. Rudi ingin vaksinasi segera tercapai.
“Ajak semua masyarakat umur 18 tahun ke atas ikut vaksin, saya kira petugas kita siap melayani,” ujar dia.
Rudi mengatakan, upaya penegakan prokes dan tracing pasien terkonfirmasi tanpa gejala, kini telah menunjukkan hasil. Hal ini terlihat dari jumlah warga yang dirawat di Asrama Haji Batam Center maupun di rumah-rumah sakit banyak yang sembuh. Namun demikian, sosialisasi ke masyarakat harus tetap dijalankan agar kasus tidak bertambah kembali.
“Di Asrama Haji dari seribuan, kini tersisa hanya 200 lebih, banyak yang sembuh. Di lapangan juga harus kita upayakan agar kasus tidak bertambah,” ujarnya mengakhiri.
















































