- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Anggaran Dispusipda Anambas Terbatas, Hanya 5 dari 10 Kecamatan Yang Ikut Bimtek

Keterangan Gambar : Kepala Dispusipda Kabupaten Kepulauan Anambas, Rusmanda Azmurani saat menyampaikan laporan kegiatan pelaksanaan Bimtek di Aula Siantanur Tarempa, Minggu (25/02/2024).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Perpustakaan Sekolah Tingkat SD/MI dan SMP/MTS.
Bimtek yang bertema "Penguatan Kompetensi Pengelola Perpustakaan Sekolah" ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Akmaruzzaman, di Aula Siantanur Tarempa pada Minggu, 25 Februari 2024.
Kepala Dispusipda Kabupaten Kepulauan Anambas, Rusmanda Azmurani mengatakan, Bimtek ini berlangsung selama tiga hari mulai dari 25 Februari 2024 sampai 27 Februari 2024.
Dengan mengundang narasumber ataupun tenaga ahli dari Kas Perpustakaan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau, Novitra Valentina Tarigan, narasumber dari Perpustakaan Nasional RI, Dian Widanarta dan narasumber yang merupakan sarjana ilmu perpustakaan, Noni Mega Riska.
Tak hanya itu, Rusmanda juga akan mengundang narasumber dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kepulauan Anambas untuk memberikan informasi terkait dana BOS yang bisa dialokasikan untuk pengelolaan perpustakaan sekolah.
"Nanti ada juga narasumber yang kita minta dari Disdikpora Anambas untuk memberikan pengarahan atau pengetahuan tentang dana BOS yang dapat dialokasikan guna pengembangan pengelolaan perpustakaan sekolah," ucapnya.
Rusmanda menjelaskan, Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan kapasitas pengelola perpustakaan sekolah sesuai dengan standar pengelolaan yang ditetapkan.
"Meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sekolah dalam mendukung visi dan misi sekolah serta menjadikan perpustakaan sekolah sebagai elemen strategis peningkatan SDM di daerah," jelasnya.
Namun sangat disayangkan, karena keterbatasan anggaran, hanya lima dari sepuluh kecamatan di Kabupaten Kepulauan Anambas yang dapat mengikuti Bimtek ini
Lima kecamatan itu diantaranya, Kecamatan Siantan, Kecamatan Palmatak, Kecamatan Siantan Tengah, Kecamatan Siantan Utara dan Kecamatan Kute Siantan. Dengan total peserta keseluruhan berjumlah 51 orang peserta yang merupakan pengelola perpustakaan di sekolah masing-masing.
"Sebenarnya kami ingin seluruh kecamatan dapat mengikuti Bimtek ini. Namun karena keterbatasan anggaran dan kita ingin kualitas pelaksanaan Bimtek ini tetap terjaga, maka terpaksa kita pilah peserta ini menjadi 5 kecamatan terlebih dahulu yang dialokasikan untuk menjadi pesertanya," ungkapnya.
Rusmanda pun berharap, lima kecamatan yang belum dapat dialokasikan untuk mengikuti Bimtek ini, pada anggaran tahun 2025 nanti dapat terlaksana.
"Mudah-mudahan, menjadi perhatian bagi kami dan pihak-pihak terkait dalam pengelolaan anggaran, agar kegiatan ini dapat berlangsung di tahun 2025 nanti. Bagi yang belum mendapatkan Bimtek pengelola perpustakaan sekolah ini," harapnya.(Johanda)

















































