- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
245.562 Warga Kota Batam Telah Divaksin Covid-19, Didi: Stok Vaksin Masih 135.470 Dosis

Keterangan Gambar : Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi (empat dari kanan), mendampingi Wagub Kepri, Marlin Agustina (tiga dari kanan), dan Wakil Ketua 1 TP-PKK Batam, Erlita Sari (paling kanan), meninjau pelaksanaan vaksinasi di Batam, Selasa (22/6/2021).
KORANBATAM.COM - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengungkap bahwa, hingga 21 Juni 2021, sebanyak 245.562 warga Batam sudah divaksin Covid-19. Adapun total sasaran vaksinasi di Batam sebanyak 785.003 warga.
Pemerintah Kota (Pemko) Batam, terus menggencarkan vaksinasi tersebut dan memasang target mampu memvaksin 70 persen dari total sasaran hingga bulan Juli mendatang.
“Sampai kemarin (21 Juni 2021) sudah 31,28 persen,” kata Didi.
Dari total warga yang sudah divaksin, sebanyak 8.908 merupakan tenaga kesehatan (Nakes). Kemudian, 15.755 warga Lanjut Usia (Lansia), dan 220.899 pelayan publik dan masyarakat umum.
“Vaksinasi terus digencarkan. Untuk stok vaksin masih 135.470 dosis (data terakhir 21 Juni 2021),” ujarnya.
Sementara, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, optimistis vaksinasi Covid-19 di Kota Batam mampu mencapai target sasaran. Bahkan, kata dia, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menargetkan hingga Juli bisa mencapai 70 persen.
“Per hari, vaksinasi bisa mencapai 12 hingga 13 ribu warga. Bahkan, bakal dinaikkan target perhari 16 ribu warga dengan catatan jumlah vaksinator harus ditambah,” katanya.
















































