- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
10 Juta Penduduk Sudah Divaksinasi

Keterangan Gambar : Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan sertifikat vaksinasi Covid-19 kepada Lansia di Batam, Kamis (25/3/2021).
KORANBATAM.COM - Jumlah penduduk Indonesia yang telah memperoleh vaksinasi Covid-19 mencapai 10 juta orang hingga Jumat, 26 Maret 2021. Dengan jumlah tersebut, maka kecepatan pemberian vaksin secara harian telah mendekati angka 500 ribu penyuntikan dosis vaksin.
“Dengan progres vaksinasi saat ini, diharapkan di bulan Maret dan April, di mana ketersediaan vaksin adalah 15 juta per bulan, kita sudah sesuai kecepatan penyuntikannya,” kata Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, Jumat (26/3/2021).
Namun, berdasarkan dinamika terkini, Menkes memberikan catatan mengenai terjadinya lonjakan kasus di beberapa negara yang memungkinkan terjadinya embargo pengiriman vaksin. Hal itu berpotensi mengganggu jadwal kedatangan dan ketersediaan vaksin di Indonesia selama beberapa bulan ke depan, utamanya yang berasal dari negara-negara yang melakukan embargo.
Mengantisipasi hal tersebut, Budi mengatakan bahwa pihaknya perlu berhati-hati dan melakukan manajemen yang baik untuk mengatur laju penyuntikan dosis vaksin agar nantinya tidak ada kekosongan stok vaksin di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Menkes juga mengajak masyarakat untuk membantu mendaftarkan para orang tua dan saudara-saudaranya yang lanjut usia (lansia) untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Berdasarkan data yang dimiliki, warga lansia merupakan kelompok pasien terbanyak yang membutuhkan perawatan Covid-19 di rumah sakit sehingga pemberian vaksinasi ini diharapkan mampu menekan penyebaran virus di kalangan lansia.
“Tolong dibantu semua orang tuanya, kakek-neneknya, mertua, tante, semua yang di atas 60 tahun tolong segera diajak untuk divaksinasi. Untuk semua kepala daerah dan tenaga kesehatan harap konsentrasi memberikan vaksinasi ke para lansia,” ujar Budi.















































