- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Warkop Agem Medan Buka di Batam, Bisa Galakkan Ekonomi

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad menyambut baik hadirnya Warkop Agem Medan di Pertokoan Nagoya City. Hal ini ia ungkapkan saat Grand Opening warkop tersebut, Jumat (26/5/2023) sore.
"Yang pertama atas nama Pemerintah Kota Batam saya apresiasi dan menyambut baik kehadiran Warkop Agm Medan ini," ucap dia.
Amsakar menyebutkan, seiring Batam yang merupakan daerah tujuan wisata. Kehadiran usaha kuliner menggenapi hal yang akan dicari wisatawan saat berada di Batam.
"Arus keluar masuk orang ke Batam, ini indensitas volumenya sangat tinggi," ungkapnya.
Bukan rahasia lagi, Batam merupakan satu dari tiga besar pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Mobilitas manusia juga terjadi didalam negeri atau wisatawan nusantara (wisnus).
"Banyaknya kehadiran wisatawan domestik dan mancanegara itulah yang saya yakini akan membuat bisnis kuliner, baik rumah makan atau restoran, kedai kopi atau warkop dan lain-lain Ini akan berkembang dengan sangat baik," paparnya, yakin.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa berwirausaha merupakan cara yang tepat untuk andil dalam perekonomian dan membantu sesama dengan menciptakan peluang perekrutan tenaga kerja.
"Saya yakin dan percaya ini akan pertama memberikan konstribusi bagi tenaga kerja. Yang kedua, untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat," imbuhnya.
Kemudian, yang juga tak perlu diragukan berwirausaha juga berkontribusi pada pembangunan secara umum. Bagaimanapun hadirnya ragam usaha akan diikuti berbagai perputaran roda ekonomi. Baik sesama pelaku usaha maupun dengan pemerintah dalam bentuk pajak yang sejatinya dikembalikan dalam bentuk pembangunan berkelanjutan.
"Jadi berwirausaha ini memberikan multiplier effect (efek ganda) yang bisa menggerakkan ekonomi daerah," ujarnya.
Amsakar mengatakan, selain itu ia bangga seluruh elemen masyarakat terbangun kesadaran untuk bersama membangun Batam dengan cara dan metode kita masing-masing.
"Yang berbakat bisnis, inilah cara agar dapat berkontribusi terhadap daerah," pungkasnya.(red)




















































