- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
- PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026
- Wakil Bupati Anambas Peduli Warga Kurang Mampu dan Pembangunan Tempat Ibadah melalui RB&H Foundation
- Respons Cepat Pantau Kualitas Udara, Pemko Medan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
- Viral Video Pesta Narkoboy di Bosar Maligas, Polda Sumut Respon Akan Buru Pelaku
- Wali Kota Medan Dorong Ulos Menembus Pasar Fesyen Dunia
- Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bobby Nasution Ajak Polda Sumut Rumuskan Perda Khusus
- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
Warga Perumahan Griya Bestari Heboh, Seorang Kakek Umur 75 Tahun Ditemukan Tergantung

Keterangan Gambar : Petugas kepolisian saat melakukan oleh TKP di tempat penemuan pria yang tergantung di Perumahan Griya Bestari Bintan Centre, Minggu (28/2/2021) malam. Cr1-KORANBATAM.COM
KORANBATAM.COM - Warga Perumahan Griya Bestari Bintan Centre RT 3/RW 3 Nomor 14 Kelurahan Air Raja, Tanjungpinang dikagetkan dengan penemuan Sundoro (75) sudah tewas dengan posisi tergantung, pada Minggu (28/2/2021) malam.
Sundoro saat ditemukan masih tergantung di tali yang diikatkan di jendela rumahnya. Diduga, sang kakek, nekat bunuh diri usai bertengkar dengan istri.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanjungpinang Timur, AKP Firuddin, mengatakan kejadian ini berawal dari laporan masyarakat bahwa ada warga yang tewas tergantung di dalam rumahnya.
“Di tempat kejadian perkara (TKP), kami melihat korban sudah tergantung di trali besi jendelanya dengan tali warna putih,” ujar Firuddin, Senin (1/3/2021).
Sebelum kejadian, kata Firuddin, korban sempat bertengkar dengan istrinya. Kemudian, istri bersama anak dan cucunya langsung pergi dari rumah untuk membeli sesuatu di swalayan yang tidak jauh dari rumahnya tersebut.
“Beberapa jam kemudian, istrinya pulang ke rumah, cucunya yang masih kecil bermain-main di rumah dan melihat kakeknya sudah tergantung di jendela,” ujarnya.
Selanjutnya, masih kata Firuddin, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Raja Ahmad Thabib (RSUP RAT) untuk dilakukan visum.
“Saat ini masih kita tunggu hasil visum, dan juga belum diketahui apa motif korban mengakhiri hidupnya,” katanya mengakhiri.
(cr1)







































_jpg.jpg)











