- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Warga Perumahan Griya Bestari Heboh, Seorang Kakek Umur 75 Tahun Ditemukan Tergantung

Keterangan Gambar : Petugas kepolisian saat melakukan oleh TKP di tempat penemuan pria yang tergantung di Perumahan Griya Bestari Bintan Centre, Minggu (28/2/2021) malam. Cr1-KORANBATAM.COM
KORANBATAM.COM - Warga Perumahan Griya Bestari Bintan Centre RT 3/RW 3 Nomor 14 Kelurahan Air Raja, Tanjungpinang dikagetkan dengan penemuan Sundoro (75) sudah tewas dengan posisi tergantung, pada Minggu (28/2/2021) malam.
Sundoro saat ditemukan masih tergantung di tali yang diikatkan di jendela rumahnya. Diduga, sang kakek, nekat bunuh diri usai bertengkar dengan istri.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanjungpinang Timur, AKP Firuddin, mengatakan kejadian ini berawal dari laporan masyarakat bahwa ada warga yang tewas tergantung di dalam rumahnya.
“Di tempat kejadian perkara (TKP), kami melihat korban sudah tergantung di trali besi jendelanya dengan tali warna putih,” ujar Firuddin, Senin (1/3/2021).
Sebelum kejadian, kata Firuddin, korban sempat bertengkar dengan istrinya. Kemudian, istri bersama anak dan cucunya langsung pergi dari rumah untuk membeli sesuatu di swalayan yang tidak jauh dari rumahnya tersebut.
“Beberapa jam kemudian, istrinya pulang ke rumah, cucunya yang masih kecil bermain-main di rumah dan melihat kakeknya sudah tergantung di jendela,” ujarnya.
Selanjutnya, masih kata Firuddin, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Raja Ahmad Thabib (RSUP RAT) untuk dilakukan visum.
“Saat ini masih kita tunggu hasil visum, dan juga belum diketahui apa motif korban mengakhiri hidupnya,” katanya mengakhiri.
(cr1)


















































