- Ayub: Pelabuhan Perikanan Antang Bakal Penambah PAD Anambas
- TMMD TNI Manunggal Mulai Digelar di Desa Mubur
- Pansus LKPJ Fokus Bahas Pendapatan Asli Daerah
- Bupati Aneng Berharap Media Jaga Nama Anambas dan Berkontribusi untuk Daerah
- Abdul Hakim Sarankan Perlunya Peningkatan SDM Pengoperasian Alkes di Anambas
- Ketua DPRD Anambas: Turnamen Sepakbola Berdampak Positif Terhadap Pelaku UMKM
- Jajaran Polsek Siantan dapat Pembekalan Bahasa Inggris
- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
Warga Kampung Pelita Usulkan 40 Program Prioritas Kegiatan Tahun Depan

Keterangan Gambar : Musrenbang tingkat kelurahan di Gedung Payung Perkasa, Kampung Pelita, Lubuk Baja, Kota Batam, pada Selasa (2/2/2021).
KORANBATAM.COM, BATAM - Warga Kelurahan Kampung Pelita mengusulkan 40 kegiatan prioritas di 2022. Hal itu disampaikan warga saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan di Gedung Payung Perkasa, Kampung Pelita, Lubuk Baja, Kota Batam, pada Selasa (2/2/2021).
Adapun usulan warga tersebut sudah melalui pra Musrenbang dan sudah melalui penyaringan sesuai prioritas pembangunan. Dari 40 kegiatan yang diusulkan, diantaranya ialah lampu penerangan jalan sebanyak 25 titik di Pelita 1, pembangunan gedung Posyandu (Pos Pelayanan Keluarga Berencana-Kesehatan Terpadu), pembangunan batu miring di Pelita 7, tembok penahan tanah di RT 002, pembangunan drainase di Griya Pelita Mas, jalan penyebrangan orang di Jalan Raden Patah, dan sebagainya.
Usulan warga tersebut langsung direspon sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat Kota Batam. Adapun usulan prioritas tersebut nantinya akan dibahas di Musrenbang tingkat kecamatan hingga kota yang akan dilaksanakan di kemudian hari.
Usulan warga tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Ia mengatakan, proses Musrenbang tersebut harus dilakukan agar pembangunan yang akan dilakukan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat. Namun, Amsakar meminta masyarakat juga bersabar karena tidak semua usulan dapat dilakukan karena keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Tapi yakinlah, melalui perencanaan yang matang, yang benar-benar prioritas akan dilaksanakan,” ujar Amsakar.
Amsakar pun membuka sesi tanya jawab dan tanggapan terkait usulan warga. Ia menyampaikan, hasil rencana ini akan dilaksanakan untuk kegiatan 2022 nanti. Ia berharap, usulan warga tersebut benar-benar prioritas yang sudah dibahas dalam pra Musrenbang.
“Kalau ada yang tidak terakomodir di Kota, kita coba dibahas di Provinsi. Jangan pernah risau, kalau tidak ada terakomodir. Sebetulnya semua usulan ini mau kami penuhi, apa daya APBD terbatas sehingga harus terseleksi per tahap,” kata dia.
Ia mengungkapkan, untuk anggaran pada Tahun 2022 diproyeksikan sebesar Rp3,1 triliun rupiah. Namun, anggaran tersebut dinilai sangat sedikit untuk melayani 1,3 juta warga, 64 Kelurahan, dan 12 Kecamatan di Kota Batam. Oleh sebab itu, Amsakar meminta masyarakat untuk merumuskan dan mengawal kegiatan yang benar-benar prioritas bukan atas dasar kepentingan kelompok atau sebagainya.
“Kalau usulan itu untuk kepentingan masyarakat luas, saya yakin akan disetujui usulan ini,” kata dia.
Hadir dalam kegiatan itu diantaranya yakni Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Batam, Marlin Agustina Rudi, sejumlah Kepala OPD Batam, Camat Lubuk Baja, tokoh masyarakat hingga Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW).
Sementara itu, Lurah Kampung Pelita, Mohammad Farhan melaporkan Musrenbang tersebut sudah melalui pra Musrenbang dan ditetapkan 40 usulan prioritas di Tahun 2022. Farhan juga melaporkan, untuk kegiatan 2021 ini, ada 12 kegiatan yang akan dilaksanakan.
“Tahun 2020 juga sudah ada empat kegiatan yang dilakukan seperi tiga gedung serba guna dan satu gorong-gorong,” katanya mengakhiri.


















































