- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Walikota Batam Wajibkan Warganya Divaksin

Keterangan Gambar : Walikota Batam, Muhammad Rudi, di acara malam Anugerah Pantun Mutiara Budaya Indonesia 2020 di Ballroom Golden Prawn, Bengkong, Kota Batam, Minggu (27/12/2020) malam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Walikota Batam, Muhammad Rudi, menyosialisasikan vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Ia mewajibkan warganya untuk divaksin, bahkan ia siap menjadi orang pertama di Batam yang akan disuntikkan vaksin.
“Saya yang pertama. Nanti yang kedua Pak Wakil (Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad) dan orang ketiga Pak Sekda (Sekretaris Daerah Batam, Jefridin Hamid),” ujar Rudi saat menyosialisasikan vaksinasi Covid-19 di acara malam Anugerah Pantun Mutiara Budaya Indonesia 2020 di Ballroom Golden Prawn, Bengkong, Kota Batam, Minggu (27/12/2020) malam.
Ia menyatakan vaksin sebagai langkah menyelesaikan Covid-19 di Batam. Ia mengaku, langkah ini pula sebagai upaya pemulihan ekonomi yang terdampak virus penyerang sistem pernapasan tersebut.
“Ini tugas saya sebagai Walikota. Dan ini pula instruksi langsung dari Pemerintah Pusat agar masyarakat tidak khawatir saat program vaksinasi dimulai,” ujarnya.
Ia juga menepis isu keliru tentang vaksinasi. Ia menegaskan, pemerintah tidak akan menyengsarakan rakyatnya dengan vaksin. Justru, kata Rudi, vaksinasi merupakan langkah cepat pemerintah dalam mengakhiri permasalahan Covid-19.
“Kita harapkan vaksin ini segera dikirim ke daerah,” kata dia.
Selain itu, Rudi juga mengingatkan warganya tetap menerapkan Protokol Kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan. Langkah tersebut sebagai upaya dalam meminimalisir risiko terjangkit Covid-19.
“Penerapan Protokol Kesehatan tetap diperketat demi memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya mengakhiri.
(ril)




















































