- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Walikota Batam Tutup STQ VIII 2021, Kafilah Batam Kota Raih Juara Umum

Keterangan Gambar : Walikota Batam, Muhammad Rudi, menyerahkan langsung hadiah dan piagam kepada para pemenang STQ VIII tingkat Kota Batam, di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Sabtu (20/3/2021) malam.
KORANBATAM.COM - Musabaqa Tilawatil Quran (STQ) VIII tingkat Kota Batam resmi ditutup oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi, di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Sabtu (20/3/2021) malam. Kafilah (rombongan) Batam Kota jadi juara umum dalam STQ 2021 ini, dengan nilai 40.
Posisi kedua diraih oleh kafilah Sagulung dengan nilai 38, selanjutnya kafilah Lubukbaja di urutan ketiga dengan nilai 21. Sementara di urutan keempat, yakni kafilah wilayah Sekupang dengan nilai 20.
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Batam, Amsakar Achmad, melaporkan bahwa, selama pelaksanaan STQ yang dihelat selama lima hari, sejak pada tanggal 16-20 Maret 2021 itu, terlaksana dengan baik dan lancar sesuai dengan harapan.
“Dari tahun ke tahun, secara kuantitas dan kualitas menunjukkan peningkatan yang cukup signifikat. Secara kuantitas, peserta yang mengikuti STQ pada tahun ini, mengalami peningkatan,” kata Amsakar yang juga sebagai Wakil Walikota Batam tersebut.
Ia melanjutkan, secara kualitas bahwa, pada tahun ini, berdasarkan laporan dari bidang Musabaqah, nilai yang dicapai oleh para peserta dari semua cabang memperoleh nilai menggembirakan, rata-rata 90 ke atas.
“Kami yakin peningkatan kualitas qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta mufasir Kota Batam tidak lain karena peran aktif dari semua pihak, terutama peran aktif LPTQ Kota Batam, Quran Centre, dan guru-guru Al-Quran yang setiap hari memberikan pembinaan tanpa kenal lelah,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Amsakar, untuk penilaian sangat transparan dan menjunjung tinggi kejujuran. Bahkan, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam menyediakan laman khusus yang menayangkan penilaian saat perlombaan dilaksanakan.
“Ini kita lakukan agar kafilah Batam nantinya benar-benar diisi peserta yang bisa diandalkan dan bisa mewujudkan cita-cita Batam menjadi juara umum di STQ Kepri,” ujarnya.
Kemudian, masih kata Amsakar, untuk menghadapi STQ VII tingkat Provinsi Kepri yang akan diselenggarakan di Kota Tanjungpinang, akan mengadakan pemusatan latihan bagi qari dan qariah dari seluruh cabang yang dilombakan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi membantu menyukseskan acara ini. Semoga menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT. dan mohon maaf apabila selama berlangsungnya kegiatan STQ VIII tingkat Kota Batam ini, terdapat hal-hal yang kurang berkenan semoga ke depan akan lebih baik lagi,” katanya.
Secara resmi, STQ Batam ditutup Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Dalam kesempatan itu, Rudi mengatakan, sesuai laporan Ketua Umum LPTQ Kota Batam, ia optimistis Batam akan merebut juara umum di STQ tingkat Provinsi Kepri.
“Tadi ada laporan, para peserta mendapat nilai rata-rata 90. Kalau dewan hakimnya berstandar nasional, kita sudah bisa membaca siapa yang akan menjadi juara di tingkat provinsi nantinya,” kata Rudi.
Ia mengingatkan, Batam pernah merebut juara umum di STQ awal kepemimpinannya di periode pertama. Untuk itu, ia meminta agar di awal periode kedua ini Batam kembali merebut juara umum kembali.
“Saya berharap betul (bisa menjadi juara umum STQ Kepri). Kalau Batam bisa menjdi juara umum, maka akan diberikan hadiah tambahan satu kali lipat dari hadiah yang dianggarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” katanya.
Bonus tambahan itu, kata Rudi, sebagai langkah pemerintah untuk memacu semangat para peserta agar bisa menyiapkan diri sebelum tampil di STQ Kepri yang akan digelar April mendatang. Ia berpesan agar terus mengevaluasi apa yang kurang dan yang perlu dipersiapkan menjelang bertanding di Kepri.
“Terima kasih kepada panitia dan dewan hakim dan semua pihak yang sudah menyukseskan STQ tingkat Kota Batam. Dan selamat bagi para pemenang,” ujarnya.
Hadir dalam kegiatan itu, diantaranya ialah Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina, Wakil Ketua I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam Erlita Sari Amsakar, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam Jefridin Hamid, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam, Ketua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko Batam), dan tamu undangan lainnya.




















































