- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Walikota Batam Ingatkan Dewan Hakim Jangan Main-main Nilai Peserta STQ VIII

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, membuka STQ VIII tingkat Kecamatan Belakangpadang di Dataran Sekanak, Belakangpadang. (insert) Muhammad Rudi dalam sambutannya.
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, membuka Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) VIII tingkat Kecamatan Belakangpadang di Dataran Sekanak, Belakangpadang. Dalam kesempatan itu, Rudi memotivasi peserta agar tampil dengan kemampuan maksimal untuk meraih juara.
“Jadilah yang terbaik. Dewan hakim sudah saya ingatkan untuk tidak main-main dalam menilai peserta. Seleksi ini akhirnya akan membawa nama baik Batam,” ujar Rudi, Rabu (3/3/2021) sore.
Rudi juga menjanjikan bonus dua kali lipat, bagi kafilah Batam, jika berhasil membawa Batam sebagai juara umum STQ tingkat Provinsi yang akan digelar April mendatang. Untuk itu, ia berharap mulai dari tingkat kecamatan, peserta harus disiapkan sebaik mungkin.
“Buat anak-anak qari dan qariah, selain pemerintah memberikan bonus, saya dan istri (Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina) akan memberikan hadiah tambahan dua kali lipat, jika Batam mampu menjadi juara umum,” Rudi memotivasi peserta.
Wali Kota mengingatkan dewan juri agar mampu membantu pemerintah untuk menentukan peserta terbaik yang akan bertanding di tingkat kota dan kemudian di tingkat provinsi Kepri.
“Kalau menang, katakan menang. Kalau kalah, katakan kalah. Ke depan, semoga pergelaran ini berjalan baik demi memotivasi anak-anak yang memiliki prestasi. Jangan sampai diciderai oleh kecurangan,” katanya.
Sementara itu, Camat Belakangpadang, Yudi Admaji, melaporkan bahwa, STQ VIII tingkat kecamatan tersebut untuk mencari peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Belakangpadang untuk bertanding di STQ tingkat Kota Batam pada 16-20 Maret mendatang.
“STQ kali ini diikuti 42 peserta, dari enam kafilah (rombongan) di Belakangpadang,” ujarnya.
Adapun cabang yang dilombakan yakni, tilawah anak-anak, tilawah dewasa (putra dan putri), Hafiz 1 juz dan 5 juz (putra dan putri), kemudian rebana perwakilan dari enam kelurahan yang ada. Adapun STQ kali ini digelar selama tiga hari dengan menerapkan protokol kesehatan.
“Selama STQ berlangsung, semua peserta, juri dan sebagainya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” kata Yudi.















































